Kompas.com - 29/04/2013, 11:57 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memastikan akan memutasi atau memindah lurah atau camat yang memilih absen tidak mengikuti proses seleksi promosi jabatan terbuka atau yang biasa dikenal dengan lelang jabatan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada Sabtu (27/4/2013) dan Minggu (28/4/2013), Pemprov DKI telah melaksanakan proses kedua, yaitu tes online uji kompetensi bidang. "Yang pasti kalau tidak ikut, akan kami geser," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Senin (29/4/2013).

Berbeda dengan lurah yang sengaja tidak menghadiri proses itu, untuk pendaftar yang mengalami gangguan kesehatan atau sedang sakit, DKI akan memberikan kesempatan lagi, dengan ujian susulan. Selain itu, dengan seleksi promosi jabatan terbuka ini, kata dia, jadi mengetahui oknum lurah mana yang melakukan penyewaan rusun.

"Karena dulu kan kalau pembagian rusun, ada main jatah-jatahan. Nah, itu yang sekarang lagi kami selidiki, termasuk lurahnya. Jadi, prinsipnya kalau lurah atau camat definitif itu tidak mau ikut, sesuai Pergub, akan kami geser tidak lagi menjadi lurah atau camat," ujar mantan Bupati Belitung Timur itu.

Sekitar 80 peserta seleksi dan promosi jabatan terbuka yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta tidak hadir dalam uji tes kompetensi bidang. Ketidakhadiran para pendaftar itu dengan berbagai alasan, seperti mengundurkan diri, ada kerabat yang meninggal dunia, hingga gangguan kesehatan. Pemprov DKI memberikan kesempatan ujian susulan bagi yang alasan ketidakhadirannya jelas dan dapat diterima.

Untuk dapat mengikuti ujian susulan, pendaftar yang absen tersebut harus mengisi berita acara dan membawa bukti otentik. Apabila alasan absennya bisa diterima, baru peserta dipersilahkan untuk mengikuti ujian susulan yang akan digelar sebelum tanggal 5 Mei 2013. Dari 328 peserta yang mengincar posisi camat sebanyak 30 orang yang tidak hadir. Sementara dari 790 posisi lurah, sebanyak 50 peserta tidak hadir.

Penilaian dilakukan satu paket, tidak parsial. Sehingga peserta yang tidak mengikuti uji kompetensi bidang masih memiliki kesempatan untuk mengikuti tes tahap berikutnya. Seluruh camat definitif hadir dalam test online kompetensi bidang, sedangkan sebanyak empat lurah definitif tidak hadir, satu di antaranya mengundurkan diri, yakni Lurah Warakas. Sedangkan tiga lainnya meninggal dunia yakni, Lurah Selong, Lurah Kota Bambu Selatan, dan Lurah Tegal Alur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk lurah definitif yang mengundurkan diri otomatis jabatannya hilang. Namun yang bersangkutan masih akan menjabat sampai sebelum pelantikan pejabat baru, yakni 21 Juni 2013 mendatang.

Berita terkait, baca :

GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X