Kompas.com - 29/04/2013, 13:18 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sambil melakukan aksi, puluhan tenaga kerja honorer melakukan shalat Dzuhur di Jalan Medan Merdeka Utara, tepat di seberang Istana Merdeka. Mereka ingin mendapatkan perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono karena nasib mereka tak masuk CPNS.

Mereka melakukan aksi sejak pukul 11.00, Senin (29/4/2013). Setelah azan Dzuhur berkumandang, seorang koordinator aksi mengajak untuk salah berjemaah.

"Ayo yang Muslim shalat dulu, biar tuntutan kita didengar," ujar Presiden Koordinator Front Pembela Honorer Indonesia Mukhlis Setiabudi, Senin.

Para pegawai honorer yang berasal dari sejumlah daerah di Jabodetabek serta beberapa daerah lainnya, seperti Ciamis dan Tasikmalaya, itu menggunakan spanduk-spanduk yang mereka bentangkan sebagai alas. Untuk berwudhu, mereka menggunaka debu yang berada di benda-benda sekitar sebagai pengganti air.

Sebagian besar dari mereka langsung mengambil posisi untuk shalat di tengah teriknya matahari. Aksi mereka dijaga oleh puluhan petugas kepolisian.

Sebelumnya, mereka melakukan aksi untuk memperjuangkan nasib mereka yang tak terakomodasi masuk di kategori I ataupun II CPNS. Padahal, mereka telah sekian lama mengabdi.

Menurut Mukhlis, tidak masuknya nama mereka ke dalam daftar CPNS disebabkan tercecernya data yang sudah dikirimnya. "Birokrasinya terlalu rumit. Pertama, kami mendaftar ke Kasie Kecamatan lalu Sudin Pendidikan Wali Kota, Badan Kepegawaian Daerah, baru ke Badan Kepegawaian Negara. Makanya banyak data yang tercecer," ujarnya kepada Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.