Kompas.com - 29/04/2013, 18:33 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kreativitas Helmi Effendi (30), warga Jalan Tanjung Karang, Pekanbaru, memang luar biasa, namun tidak untuk ditiru. Pemuda yang akrab dipanggil Jimmy ini, pandai membuat pil ekstasi, sekaligus mengedarkannya. Dari segi bisnis, Jimmy bertindak sebagai produsen sekaligus pemasaran.

Pembuatan pil ekstasi itu dilakukannya di sebuah kamar hotel di Kota Pekanbaru yang disewanya sejak 12 April lalu. Biaya hotel dibayar lewat hasil penjualan ekstasi. Setidaknya, sebelum ditangkap polisi pada hari Sabtu (27/4/2013) kemarin, dia berhasil menjual sebanyak 200 butir dengan harga Rp 50.000 per butir.

"Saya edarkan di sekitar wilayah Bangkinang, Kampar," kata Jimmy, di Polresta Pekanbaru, Senin (29/4/2013).

Kepala Satuan Reserse Narkoba, Polresta Pekanbaru Ajun Komisaris NE Banjarnahor, mengungkapkan, penangkapan Jimmy dilakukan setelah polisi mendapat informasi adanya penjualan ekstasi di sebuah hotel di Jalan Soebrantas, Pekanbaru. Ternyata setelah digeledah, dari lokasi itu polisi mengetahui bahwa Jimmy bukan hanya sekadar menjual, melainkan langsung meracik obat terlarang itu.

"Dari kamar hotel itu kami menyita 214 pil ekstasi, bahan baku mentah pembuatan ekstasi sekaligus dengan alat-alat membuatnya seperti alat pres untuk mencetak pil. Kami juga menyita satu paket sabu-sabu dan enam kantong plastik tepung," kata Banjarnahor.

Menurut Jimmy, bahan-bahan pembuat ekstasi itu dibelinya dari sebuah apotik di Pekanbaru. Adapun sabu-sabu dibelinya lewat seorang temannya.

Dari pemeriksaan awal, Jimmy mengaku melakukan pekerjaan itu seorang diri. Hanya saja, polisi meragukan keterangan itu. "Kasusnya masih dalam pengembangan. Kami menduga dia memiliki kaki tangan," ujar Banjarnahor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Banjarnahor mengatakan, Jimmy djerat dengan pasal 112,pasal 113, pasal 114 juncto pasal 129 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.