Kompas.com - 30/04/2013, 22:59 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

BERAU, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan benar-benar memperhatikan nasib buruh. Selama ini buruh sulit memperjuangkan haknya.

Hal itu dikatakan Syaifullah Tanjung, Wakil Bendahara Serikat Pekerja Kahutindo PT Kertas Nusantara, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Selasa (30/4/2013). "Sekali lagi kami mohon kepada Presiden, untuk memperhatikan nasib buruh," katanya.

Presiden diharapkan bisa mendesak pemerintah daerah, agar membantu masalah buruh di daerah masing-masing. Buruh selalu terbentur perusahaan, sementara pemerintah daerah tak bisa diharapkan bantuannya untuk menekan perusahaan. "Buruh memerlukan undang-undang dan peraturan yang berpihak pada kaum buruh," kata Syaiful.  

Masalah buruh juga terjadi tempatnya bekerja. Menurut Syaiful, karyawan PT Kertas Nusantara Redeb, Kabupaten Berau, masih memperjuangkan hak-haknya. Antara lain, Jamsostek belum juga mencairkan uang jaminan hari tua (JHT) pada kartu Jamsostek lama yang dipegang karyawan. Bahkan Jamsostek pun mengeluarkan dua kartu kepesertaan di PT Kertas Nusantara yang itu sebenarnya melanggar aturan.

Selain itu, ada tunggakan pembayaran Jamsostek saat karyawan dirumahkan dari Bulan Me i 2009-Januari 2012. Pada 8 April lalu, karyawan PT Kertas Nusantara mogok kerja di areal pabrik sebagai aksi protes.

 

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.