Kompas.com - 01/05/2013, 07:55 WIB
Penulis Kris R Mada
|
EditorRobert Adhi Ksp

BATAM, KOMPAS.com - Ribuan petugas disiagakan di Batam, Kepulauan Riau. Mereka ditugaskan menjaga unjuk rasa buruh, Rabu (1/5/2013) yang akan dipusatkan di sekitar Kantor Wali Kota Batam.

Polisi mengerahkan lebih dari 1.000 anggotanya. Selain itu, terlihat pula ratusan pasukan gabungan TNI dan Satpol PP. Sejumlah mobil pemadam kebakaran dan mobil meriam air milik polisi disiapkan di berbagai titik Batam.

Pasukan gabungan TNI, Polisi, dan aparat lain mengikuti apel yang dipimpin Wali Kota Batam, Achmad Dahlan. Apel digelar di samping Kantor Wali Kota Batam.

Di depan kantor Wali Kota dan DPRD Batam, polisi memasang barikade kawat berduri. Polisi menutup akses di depan kantor-kantor itu. Hanya pejalan kaki boleh lewat. Sementara segala jenis kendaraan dilarang lewat mulai pukul 07.15

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.