Kompas.com - 01/05/2013, 19:19 WIB
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — ASB, Kolonel TNI Angkatan Laut yang diciduk Badan Narkotika Nasional (BNN) saat tengah mengonsumsi sabu, resmi dicopot dari jabatannya sebagai Danlanal (Komandan Pangkalan Angkatan Laut). Hal itu ditegaskan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Untung Suropati.

"Terhitung mulai Senin  (29 April 2013) pagi kemarin, pencopotan Komandan Lanal Semarang sudah turun," ujarnya kepada wartawan seusai mengikuti diskusi di BNN, Rabu (1/5/2013).

Menurut Untung, pihaknya bisa saja memecat ASB tidak hanya dari jabatannya, melainkan juga dari kesatuan Angkatan Laut. Namun, lanjut Untung, pihaknya tetap menghormarti proses peradilan di pengadilan militer. Proses tersebut belum selesai dan masih berlangsung.

Sementara terkait kemungkinan sang perwira menengah tersebut melakukan persekongkolan dengan anak buahnya, Untung tak menampiknya. Namun, pihaknya tetap memerlukan proses yang sangat hati-hati demi mengungkap hal tersebut. Salah satunya, lanjut Untung, pihaknya akan mulai dari tes urine yang dilakukan pada anggota.

"Intinya, peristiwa kemarin merupakan pelajaran berharga bagi kami supaya ke depan bisa lebih baik lagi. Komandan saja bisa kena, kan jangan-jangan yang lain juga, itu yang kita akan membutuhkan pembuktian," lanjut Untung.

Tertangkap "Nyabu"

Sebelumnya diberitakan, BNN meringkus 3 pria aparat negara dan 1 perempuan warga sipil di Semarang, Jawa Tengah, dalam kurun waktu, 25 Februari 2013 hingga 29 April 2013. Pertama, BNN menangkap pengedar narkotika jenis sabu berinisial H yang merupakan anggota Detasemen Markas Polda Jawa Tengah dengan pangkat Inspektur Satu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedua, BNN menciduk pengedar lainnya, yakni RS alias MM, yang juga merupakan anggota Direktorat Intelkam Polda Jawa Tengah dengan pangkat Brigadir. Berdasarkan pengembangan keduanya, BNN lalu menciduk seorang pria berinisial ASB yang tengah mengonsumsi sabu di kamar 1003 Hotel Ciputra, Semarang, Jawa Tengah.

Tak disangka, ASB ternyata adalah perwira TNI Angkatan Laut, yakni Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) berpangkat Kolonel. Di kediaman RS, BNN pun turut menciduk wanita kekasih RS yang diduga terlibat sindikat narkoba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.