Kompas.com - 01/05/2013, 20:13 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan bahwa kebijakan mengganti lurah dan camat merupakan hak prerogatif yang dimiliki oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Oleh karena itu, ia menganggap gugatan yang diajukan oleh Lurah Warakas Mulyadi tidak masuk akal dan tidak memiliki landasan hukum yang tepat.

"Dia mau menggugat sih enggak apa-apa. Tapi dasar gugatannya apa? Ya, kalau mau copot lurah atau camat hak-haknya kita (gubernur dan wagub), dong. Sekarang saja kalau mau ganti dia bisa kok," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (1/5/2013).

Basuki membantah pernyataan Mulyadi yang menyebutkan banyak yang menelepon Mulyadi, termasuk staf pribadi Basuki, terkait masalah gugatan itu. Ia mengatakan, orang yang menelepon Mulyadi itu adalah pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jakarta Utara.

Mulyadi menolak mengikuti proses seleksi promosi terbuka jabatan lurah atau yang biasa dikenal dengan lelang jabatan. Saat proses tes online uji kompetensi bidang, Sabtu (27/4/2013), dia tak mengikuti ujian tersebut.

Mulyadi mengancam akan mengajukan uji materi atas lelang jabatan itu ke Mahkamah Konstitusi. Ia menilai pelaksanaan lelang jabatan lurah dan camat itu tidak sesuai dengan peraturan dan perundangan yang ada. Menurut Mulyadi, terdapat 80 peserta uji kompetensi, mulai dari staf lurah sampai camat, yang tidak ikut ujian tersebut pada Sabtu dan Minggu lalu. Dia pun sudah berkoordinasi untuk menolak proses uji kompetensi tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.