Ini Pembelaan Lurah Warakas - Kompas.com

Ini Pembelaan Lurah Warakas

Kompas.com - 02/05/2013, 15:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Lurah Warakas Mulyadi menegaskan bahwa ia tidak setuju dengan adanya lelang jabatan. Meski demikian, ia membantah isu yang beredar bahwa ia akan menggugat kebijakan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Saat dihubungi wartawan, Kamis (2/5/2013) siang, Mulyadi mengklarifikasi pernyataannya. Meski tidak setuju dengan lelang jabatan, ia membantah pernah menyatakan niat melakukan uji materi atas penyelenggaraan lelang jabatan.

"Enggak ada (gugatan). Saya enggak pernah ngomong begitu (uji materi ke MK). Enggak tahu siapa yang ngomong. Saya bilang coba (lelang jabatan) ditelaah lagi," kata Mulyadi.

Mulyadi menjelaskan, alasan utama yang membuat dirinya enggan mengikuti proses lelang jabatan adalah karena dirinya merasa diremehkan. Ia mengatakan, dirinya merupakan pejabat sah yang menduduki posisinya saat ini melalui ujian dan telah melewati kriteria penilaian tertentu sebelumnya.

"Memang lurah dan camat itu nembak (menyogok) apa? Kami, kan  sudah dinilai, sudah diuji segala macam, enggak usah pakai lelang jabatanlah. Kasar banget kesannya," ujar Mulyadi.

Mulyadi menjadi salah satu dari 80 orang yang tidak mengikuti ujian kompetensi bidang seleksi dan promosi terbuka atau lelang jabatan lurah dan camat yang diadakan pada Sabtu (27/4/2013) dan Minggu (28/4/2013). Sebagai lurah definitif, Mulyadi disarankan mengikuti proses lelang jabatan itu, tetapi ia menolak.

Penolakannya mengikuti proses lelang jabatan itu dimuat di sejumlah media massa cetak dan elektronik. Beredar juga kabar Mulyadi berencana menggaet praktisi hukum Yusril Ihza Mahendra untuk mendampinginya dalam mengajukan permohonan uji materi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara yang di dalamnya mengatur mengenai lelang jabatan dan atau Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah kepada Mahkamah Konstitusi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLaksono Hari W
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

    Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

    Regional
    Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

    Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

    Nasional
    Saat Perwakilan Ojek Online se-Indonesia Mengadu ke DPR

    Saat Perwakilan Ojek Online se-Indonesia Mengadu ke DPR

    Megapolitan
    Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

    Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

    Nasional
    Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

    Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

    Nasional
    Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

    Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

    Internasional
    Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

    Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

    Regional
    Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

    Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

    Internasional
    Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

    Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

    Nasional
    Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

    Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

    Nasional
    Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

    Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

    Nasional
    Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

    Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

    Regional
    Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

    Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

    Nasional
    Fransika Berencana Laporkan Lagi Sandiaga soal Kasus Penggelapan Lahan

    Fransika Berencana Laporkan Lagi Sandiaga soal Kasus Penggelapan Lahan

    Megapolitan
    10 Fakta Persidangan Setya Novanto dan Aliran Uang Korupsi E-KTP

    10 Fakta Persidangan Setya Novanto dan Aliran Uang Korupsi E-KTP

    Nasional

    Close Ads X