Intervensi Pemerintah Menyumbang Deflasi

Kompas.com - 03/05/2013, 03:08 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Intervensi pemerintah dalam menekan gejolak harga pangan berhasil menekan laju inflasi. Pada April 2013 terjadi deflasi sebesar 0,10 persen sumbangan kelompok bahan makanan dan sandang.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi menyampaikan itu, Kamis (2/5), di Jakarta. Bayu mengatakan, dua sumber inflasi pada triwulan I 2013 adalah cabai rawit dan bawang putih. Selain itu juga bawang merah dan daging sapi.

Namun, harga beberapa komoditas itu sekarang sudah turun sebagai dampak intervensi pemerintah. Harga cabai rawit bulan April turun 10,57 persen dibandingkan Maret. Harga bawang putih turun 28,70 persen.

Pada April 2013, terjadi deflasi untuk kelompok bahan makanan yang mencapai 0,80 persen, untuk sandang deflasi 1,13 persen. Kelompok komoditas lain seperti makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau inflasi 0,30 persen; perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,41 persen; kesehatan 0,22 persen; pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,15 persen; sementara transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,10 persen. Secara kumulatif terjadi deflasi 0,10 persen.

Dari Palangkaraya dilaporkan, target inflasi Kalimantan Tengah pada tahun 2013 diperkirakan tak tercapai jika pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Inflasi itu ditargetkan sebesar 5 persen plus-minus 1 persen, tetapi jika harga BBM dinaikkan bisa mencapai 6,9 persen.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalteng Muhammad Nur, berdasarkan kajian BI secara nasional, kenaikan harga BBM akan menyebabkan inflasi meningkat 1,9 persen. (BAY/MAS)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.