Kompas.com - 03/05/2013, 07:05 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemilihan Umum saat ini masih terus melakukan verifikasi terhadap berkas bakal calon anggota legislatif (caleg) yang telah diserahkan oleh 12 partai politik. Rencananya, KPU akan mengumumkan siapa saja bakal caleg yang dinyatakan lolos verifikasi pekan depan. Termasuk di dalamnya, nasib mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji.

Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, saat ini tim verifikasi tengah melakukan pengecekan ulang berkas bakal caleg, sebelum nantinya diumumkan kepada parpol, pekan depan. "Tanggal 6 Mei kami akan rapat, tanggal 7 sampai 8 Mei kami akan beri tahu. Tapi rencananya kami akan melakukan pemberitahuan dan pengumuman tanggal 7 Mei," kata Husni saat dijumpai wartawan di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (2/5/2013).

Terkait nasib Susno, Husni menyatakan tidak ingin berandai-andai. Dia mengatakan, KPU masih belum memutuskan apakah akan mencoret bakal caleg dari Partai Bulan Bintang itu atau tidak. "Jangan mungkin-mungkin, yang pasti-pasti saja. Jadi tanggal 7 atau 8 Mei jadwal kami beri tahu. Posisi sekarang kami tinggal mengulang saja, pembacaan terhadap dokumen-dokumen supaya lebih hati-hati. Mana tahu nanti ada yang tidak memenuhi syarat dinyatakan memenuhi syarat atau sebaliknya supaya yang seperti sekarang tidak terjadi," lanjut Husni.

Seperti diketahui, proses verifikasi berkas bakal caleg telah berlangsung sejak 23 April 2013, dan baru akan berakhir pada 6 Mei 2013. KPU akan mengumumkan hasil verifikasi berkas kepada parpol antara tanggal 7 dan 8 Mei 2013. Setelah verifikasi, parpol diberi kesempatan memperbaiki berkas bakal caleg yang bermasalah terhitung mulai 9 hingga 22 Mei 2013.

Setelah itu, KPU kembali akan melakukan proses verifikasi tahap kedua selama tujuh hari hingga 29 Mei 2013. Setelah verifikasi, KPU akan menyusun berkas daftar calon tetap (DCT) Pemilu 2014 pada 30 Mei hingga 12 Juni 2013. DCT direncanakan akan diumumkan antara 13 dan 17 Juni 2013.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wapres Sebut Penanganan Pandemi Telah Menunjukkan Hasil yang Menggembirakan

    Wapres Sebut Penanganan Pandemi Telah Menunjukkan Hasil yang Menggembirakan

    Nasional
    Bareskrim Ungkap 4 Kasus Peredaran Narkoba di Bakauheni, Sita 62,9 Kilogram Sabu

    Bareskrim Ungkap 4 Kasus Peredaran Narkoba di Bakauheni, Sita 62,9 Kilogram Sabu

    Nasional
    Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Pukat UGM: Indonesia Masih Lekat dengan Korupsi

    Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Pukat UGM: Indonesia Masih Lekat dengan Korupsi

    Nasional
    Akun Instagram Humas Polda Kalteng Panggil Warganet Lewat DM, Anggota DPR Minta Aparat Bijak

    Akun Instagram Humas Polda Kalteng Panggil Warganet Lewat DM, Anggota DPR Minta Aparat Bijak

    Nasional
    Wapres Minta Vaksinasi Covid-19 Dipercepat dengan Metode Jemput Bola

    Wapres Minta Vaksinasi Covid-19 Dipercepat dengan Metode Jemput Bola

    Nasional
    Aturan Baru Perjalanan Lewat Udara Berlaku 24 Oktober 2021

    Aturan Baru Perjalanan Lewat Udara Berlaku 24 Oktober 2021

    Nasional
    Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, PKS Minta Pemerintah Tak Abaikan soal Ketahanan Keluarga

    Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, PKS Minta Pemerintah Tak Abaikan soal Ketahanan Keluarga

    Nasional
    Waketum PPP Anggap Wajar Ada Relawan Dukung Anies Jadi Capres

    Waketum PPP Anggap Wajar Ada Relawan Dukung Anies Jadi Capres

    Nasional
    Kemenhub: Kapasitas Penumpang Pesawat Boleh Lebihi 70 Persen

    Kemenhub: Kapasitas Penumpang Pesawat Boleh Lebihi 70 Persen

    Nasional
    Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, BEM UI Minta Firli Bahuri dan ST Burhanuddin Dicopot

    Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, BEM UI Minta Firli Bahuri dan ST Burhanuddin Dicopot

    Nasional
    Kemenag Bakal Revisi Regulasi terkait Referensi Biaya Umrah di Masa Pandemi

    Kemenag Bakal Revisi Regulasi terkait Referensi Biaya Umrah di Masa Pandemi

    Nasional
    Wajib Karantina, Ini Catatan Satgas Covid-19 untuk Calon Jemaah Umrah Indonesia

    Wajib Karantina, Ini Catatan Satgas Covid-19 untuk Calon Jemaah Umrah Indonesia

    Nasional
    Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel PT Johnlin Group Milik Haji Isam

    Jokowi Resmikan Pabrik Biodiesel PT Johnlin Group Milik Haji Isam

    Nasional
    Kasus Covid-19 Menurun, Wapres: Kita Belum Aman

    Kasus Covid-19 Menurun, Wapres: Kita Belum Aman

    Nasional
    Pemerintah Sinkronkan Aplikasi PeduliLindungi dan Tawakkalna agar Bisa Berangkatkan Jemaah Umrah

    Pemerintah Sinkronkan Aplikasi PeduliLindungi dan Tawakkalna agar Bisa Berangkatkan Jemaah Umrah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.