Kompas.com - 03/05/2013, 09:48 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Terungkapnya bahwa Lurah Warakas Mulyadi memiliki unit di Rusun Marunda membuat warganya kecewa. Padahal, sebelumnya, mereka bangga dengan lurah yang perhatian tersebut.

"Saya sangat kecewa karena selama ini sosok Lurah yang kami banggakan justru perbuatannya melanggar aturan pemerintah," kata Sophian, salah satu tokoh masyarakat yang tinggal di RT 001/05 Warakas, Kamis (2/5/2013).

Menurut Sophian, warga akan mengadakan pertemuan dengan para pengurus RT, RW, dan tokoh masyarakat lainnya untuk membicarakan masalah itu.

Mulyadi, disebut Jati Waluyo, Kepala Unit pengelola Teknis (UPT) Rumah Susun Wilayah I Dinas Perumahan DKI Jakarta, telah menyewakan unit miliknya di Rusun Marunda. Unit yang dimiliki Mulyadi, kata dia, ada di lantai 1.20 Blok Pari, Klaster A Marunda.

Salah satu penghuni di Blok Pari, Klaster A Marunda, Imotius Rakim, membenarkan bahwa unit di lantai 1.20 disewakan oleh Mulyadi kepada orang lain seharga Rp 1.250.000 per bulan.

Namun, hal itu dibantah Mulyadi. Menurutnya, dia tidak pernah menyewakan rumah susunnya. Yang menghuni unit tersebut adalah saudaranya.

"Bener itu rusun saya, tapi saya enggak sewain. Enggak bener itu, bohong. Saya kalau udah enggak ada rumah dinas, juga saya tempatin," kata Mulyadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.