Basuki: Pegawai Pemprov Merokok, Ada Sanksinya

Kompas.com - 03/05/2013, 17:08 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com —Basuki Tjahaja Purnama meminta wali kota tegas menyosialisasikan Pergub Nomor 50 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan, Pembinaan, Pengawasan, Penegakan Hukum Kawasan Dilarang Merokok. Jika ada yang melanggar, dia minta difoto.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta ini, hal tersebut untuk menimalisasi jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI dan semua masyarakat Ibu Kota merokok di tempat-tempat umum.

"Ini kan kita cuma mau bilang ke wali kota untuk lebih tegas," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (3/5/2013).

Basuki Tjahaja Purnama ingin menggerakkan seluruh pegawai Pemprov DKI untuk memonitor dan mengambil gambar tempat-tempat yang masih kerap digunakan untuk merokok. Selain itu, kata Basuki, DKI juga akan terus memasang stiker lebih banyak lagi untuk menyosialisasikan pergub tersebut.

Untuk sanksinya, apabila PNS DKI tertangkap basah merokok di Balaikota DKI, maka Pemprov DKI akan memotong Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Kemudian, sanksi lebih berat akan diberikan apabila PNS DKI itu tertangkap basah merokok di fasilitas publik lainnya.

"Nah, sekarang kita lagi pikirkan formulasinya itu seperti apa. Mungkin misalnya di mal, bosnya atau gedungnya yang kita kenakan sanksi," kata Basuki.

DKI akan mencabut sertifikat layak fungsi kalau masih ada orang yang merokok di dalamnya. Basuki juga menegaskan, pengunjung mal tidak boleh merokok di dalam ruangan khusus rokok. Pengunjung yang ingin merokok, kata dia, harus keluar mal terlebih dahulu baru diperbolehkan merokok.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

    Palsukan Buku KIR, Ayah dan Anak Ini Rugikan Negara Rp 10 Miliar

    Megapolitan
    [BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

    [BERITA FOTO] Kondisi Kantor Penyelenggara Pernikahan di Pulogadung yang Terbakar dan Tewaskan Seorang Pegawai

    Megapolitan
    Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

    Soal Ayah Perkosa Anak Tiri di Tangsel, Kak Seto Ingatkan Polisi Tak Tebang Pilih Kasus

    Megapolitan
    Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

    Pendaftaran CPNS 2019, Pemprov DKI Siapkan Formasi untuk Disabilitas dan Lulusan Terbaik

    Megapolitan
    Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

    Kabur Setelah Serempet Kendaraan dengan Mobil, Polisi Diamuk Massa di Tanjung Barat

    Megapolitan
    Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

    Pendaftaran CPNS, Antrean SKCK di Polres Jaksel Ramai sejak Loket Belum Dibuka

    Megapolitan
    Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

    Kabel Menjuntai ke Tanah, Jalan Tanah Abang Timur Ditutup Sementara

    Megapolitan
    Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

    Pengamat: Anies Masuk Daftar Calon yang Berpotensi Maju Pilpres 2024

    Megapolitan
    Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

    Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Kota Bogor

    Megapolitan
    Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

    Pembangunan Trotoar Jakarta, Diprotes karena Telan Triliunan dan Alasan di Baliknya

    Megapolitan
    Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus 02, Korban Gemetaran

    Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus 02, Korban Gemetaran

    Megapolitan
    Proses Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid Kian Menjelimet

    Proses Damai SMA Kolese Gonzaga dan Orangtua Murid Kian Menjelimet

    Megapolitan
    Pemprov DKI Buka Lowongan 3.958 CPNS, dari Tenaga Pendidikan hingga Kesehatan

    Pemprov DKI Buka Lowongan 3.958 CPNS, dari Tenaga Pendidikan hingga Kesehatan

    Megapolitan
    Klaim Rizieq Shihab dapat Surat Cekal yang Dibantah Pemerintah Indonesia

    Klaim Rizieq Shihab dapat Surat Cekal yang Dibantah Pemerintah Indonesia

    Megapolitan
    Polisi Sita Senjata Api dari Sopir yang Diamuk Massa di Poltangan karena Tabrak Lari

    Polisi Sita Senjata Api dari Sopir yang Diamuk Massa di Poltangan karena Tabrak Lari

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X