Kompas.com - 03/05/2013, 17:58 WIB
|
EditorHeru Margianto

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com — Terduga teroris di Pamulang, Sigit Indrajit (23), yang saat ini masih dalam pencarian polisi, telah dipantau oleh warga selama tiga bulan. Warga telah mencurigai Sigit terlibat dalam jaringan teroris.

“Awalnya waktu pelaku tinggal di sini ada info dari orang lain yang katanya pernah tinggal selingkungan bahwa si Sigit ini sebut saja T (Teroris). Kita curiga, sampai Pak Bejo lapor ke Polsek,” terang tetangga Sigit, Kiki, di lokasi penggerebekan, Jumat (3/5/2013).

Seusai Bejo, wakil ketua RT setempat, melapor ke Polsek Pamulang, ia justru dihampiri oleh anggota Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror Polri. Dia pun diminta Densus untuk mengawasi Sigit. Bejo dan Kiki dipercaya Densus 88 untuk mengawasi gerak-gerik Sigit.
 
“Sudah sekitar tiga bulan dipantau. Kami juga suka terima laporan dari Pak Densus, kalau dia (Sigit) ada kegiatan,” terang Kiki.

Kiki yang memiliki usaha pembiakan ikan lele di belakang rumah kontrakan Sigit kerap mondar-mandir melihat aktivitas Sigit. Kiki mengatakan sering melihat Sigit didatangi teman-temannya yang berkumpul hingga pukul 02.00. Namun, tidak jelas apa tujuan mereka mendatangi kediaman Sigit.

“Dia itu temannya banyak, suka datang sampai jam dua malam. Motor keluar masuk terus. Tapi saya lihat kegiatannya enggak ada. Paling ngobrol, ngopi, dan ngerokok. Mereka juga suka sambil lihat laptop,” ujar Kiki.

Kini Sigit masih dalam pencarian. Upaya penangkapan Sigit pada Jumat (3/5/2013) dini hari gagal lantaran dia tidak ditemukan di kontrakannya yang terletak di Jalan Kenanga 4 Nomor 61, RT 5 RW 3, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang Kota, Tangerang Selatan.

Densus 88 Antiteror Polri mengamankan empat orang perempuan yang merupakan keluarga Sigit. Keempatnya adalah ibu Sigit berinisial S (44 tahun), istrinya N (21 tahun), adiknya N (18), dan adiknya A (14 tahun). Keempatnya kini tengah dimintai keterangan di Mapolsek Pamulang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya penangkapan Sigit berkaitan dengan penangkapan sebelumnya di kawasan Jalan Sudirman dan Jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan. Sebelumnya, di Jalan Sudirman, dekat pertigaan Bendungan Hilir,  Densus 88 menangkap Sefa dan Achmad Taufik alias Ovie saat tengah mengendarai sepeda motor sekitar pukul 21.30 WIB.

Asep diketahui sebagai perakit bom. Dari keduanya, disita lima bom pipa siap ledak. Dari penangkapan tersebut, Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah kos terduga teroris yang terletak di Jalan Bangka 2 F, Pela Mampang, Jakarta Selatan, dan mengamankan istri Sefa.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik PENANGKAPAN TERORIS DI BANGKA DAN PAMULANG

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.