Kompas.com - 06/05/2013, 13:16 WIB
EditorTri Wahono

TANGERANG, KOMPAS.com — Massa buruh gabungan dari SBSI, FSP TSK, dan GSBI, Senin (6/5/2013), memprotes perbudakan yang dilakukan di sebuah pabrik kuali di Kampung Bayur Opak RT 003 RW 06, Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Mereka mendatangi kediaman pemilik pabrik kuali tersebut, Yuki Irawan, dan merusak pintu pagar rumahnya.

"Pemilik rumah ini biadab! Dia tak patut dilindungi hukum!" teriak Gandi, salah satu buruh.

Aksi buruh tersebut merupakan bentuk solidaritas mereka terhadap 34 buruh pabrik kuali yang mengalami penyiksaan selama bekerja untuk Yuki.

Buruh coba merangsek rumah milik Yuki Irawan yang terletak persis di samping pabrik kuali. Namun, mereka dihalangi petugas polisi sehingga hanya bisa merobohkan pagar rumah.

Setelah puas merobohkan pagar, para buruh bergerak ke Kantor Lurah Lebak Wangi. Namun, Lurah Mursan yang dicari tidak ada di tempat. Mursan adalah adik ipar dari Yuki Irawan yang diduga turut terlibat dalam kasus tersebut dengan memberikan surat izin usaha.

Massa buruh masih mencoba mencari Mursan di rumahnya Kampung Bayur Rawa Bambu RT 005 RW 010, Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang. Buruh juga merusak pintu pagar rumah Mursan.(Valentino Verry)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ikuti cerita selengkapnya di topik pilihan "Perbudakan di Tangerang"

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.