Jokowi: Tindak Tegas Pelajar Corat-coret Tembok

Kompas.com - 06/05/2013, 13:33 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Aduan tentang banyaknya coretan di sejumlah sudut Ibu Kota oleh pelajar membuat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo gerah. Ia menegaskan, para pelajar yang tertangkap melakukan aksi corat-coret di dinding agar dikenakan tindak pidana ringan.

Dalam acara pengarahan Gubernur DKI Jakarta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI dan para camat dari wilayah se-Ibu Kota di Balai Agung, Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2013) pagi, aduan itu datang dari Camat Johar Baru, Suryanto. Menurutnya, soal corat-coret yang dilakukan para pelajar telah menyebabkan lingkungan tak sedap dipandang.

"Banyak aduan dari masyarakat, adanya corat-coret, padahal itu termasuk tipiring (tindak pidana ringan), harus dipertegas, Pak," kata Suryanto.

Jokowi pun sepakat dengan pernyataan sang camat. Dia menyadari, meski pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui Dinas Pendidikan, aksi corat-coret yang dilakukan oleh pelajar di muka umum tetap saja terjadi. Oleh sebab itu, ia menegaskan agar mereka yang tertangkap aksi corat-coret dikenakan tindak pidana ringan.

"Harus diberi peringatan keras, jangan sampai setelah kita cat, dicorat-coret lagi. Beri tindak pidana ringan agar tidak sembarangan," ujarnya.

Instruksi yang disampaikan Jokowi kepada Satuan Polisi Pamong Praja itu memiliki tenggat waktu mulai Juni 2013. Ia menginstruksikan semua sudut Ibu Kota harus bersih dari corat-coret dan mulai memberlakukan tindak pidana ringan bagi para pelaku itu mulai bulan depan.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kivlan Tuding Wiranto Korupsi Rp 10 Miliar Dana PAM Swakarsa

    Kivlan Tuding Wiranto Korupsi Rp 10 Miliar Dana PAM Swakarsa

    Megapolitan
    Anies Ogah Komentar soal Penebangan Pohon demi Revitalisasi Monas

    Anies Ogah Komentar soal Penebangan Pohon demi Revitalisasi Monas

    Megapolitan
    [VIDEO] Menelusuri Keberadaan Kafe Khayangan Tempat Eksploitasi Seksual Anak di Gang Royal

    [VIDEO] Menelusuri Keberadaan Kafe Khayangan Tempat Eksploitasi Seksual Anak di Gang Royal

    Megapolitan
    Depok Minim Septic Tank, Paling Sedikit di Kecamatan Pancoran Mas

    Depok Minim Septic Tank, Paling Sedikit di Kecamatan Pancoran Mas

    Megapolitan
    Serahkan Dua Nama Cawagub, Anies Harap DPRD Segera Proses Pemilihan Wakilnya

    Serahkan Dua Nama Cawagub, Anies Harap DPRD Segera Proses Pemilihan Wakilnya

    Megapolitan
    Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

    Mal Cipinang Indah Masih Tutup karena Masalah Listrik, Ini Kata PLN

    Megapolitan
    Perebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, Pertaruhan Koalisi PKS dengan Gerindra

    Perebutan Kursi Wagub DKI Jakarta, Pertaruhan Koalisi PKS dengan Gerindra

    Megapolitan
    Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

    Polisi Sita 1 Ton Ganja Sejak Desember 2019

    Megapolitan
    Ini Jenis Pelanggaran yang Akan Tertangkap Kamera ETLE untuk Pengendara Motor

    Ini Jenis Pelanggaran yang Akan Tertangkap Kamera ETLE untuk Pengendara Motor

    Megapolitan
    Begini Desain Skybridge Penghubung Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW

    Begini Desain Skybridge Penghubung Stasiun MRT ASEAN-Halte Transjakarta CSW

    Megapolitan
    Melihat Lokasi Eksploitasi Seksual Anak di Kawasan Lokalisasi Gang Royal

    Melihat Lokasi Eksploitasi Seksual Anak di Kawasan Lokalisasi Gang Royal

    Megapolitan
    Kelenteng Boen Tek Bio Siapkan 10.000 Hio untuk Sembahyang Saat Imlek

    Kelenteng Boen Tek Bio Siapkan 10.000 Hio untuk Sembahyang Saat Imlek

    Megapolitan
    MRT-Transjakarta Terintegrasi, Anies Bilang Pembangunan di Indonesia Harus sebagai Kesatuan

    MRT-Transjakarta Terintegrasi, Anies Bilang Pembangunan di Indonesia Harus sebagai Kesatuan

    Megapolitan
    Berlaku Februari, Ini Lokasi Tilang Elektronik bagi Pengendara Sepeda Motor

    Berlaku Februari, Ini Lokasi Tilang Elektronik bagi Pengendara Sepeda Motor

    Megapolitan
    Jika Yasonna Tak Minta Maaf dalam Kurun 2x24 Jam, Ini yang Akan Dilakukan Warga Tanjung Priok

    Jika Yasonna Tak Minta Maaf dalam Kurun 2x24 Jam, Ini yang Akan Dilakukan Warga Tanjung Priok

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X