Kompas.com - 06/05/2013, 16:04 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang bandar narkoba jenis heroin berinisial MY tewas ditembak aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Polisi terpaksa menembakkan timah panah karena tersangka melawan dan bergumul dengan petugas yang hendak menangkapnya di Jalan Hankam, Bambu Apus, Jakarta Timur, Sabtu (4/5/2013).

"Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan sehingga bergumul dengan anggota," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Senin (6/5/2013).

Ia mengatakan, polisi sebetulnya telah memberikan tembakan peringatan. Namun, hal itu tidak diindahkan pelaku yang kemudian malah merampas senjata yang dimiliki polisi. "Tersangka tetap melawan dan sudah merebut senjata api anggota sehingga ditembak dadanya dan akhirnya meninggal dunia," ujar Rikwanto.

Dari pelaku, petugas mengamankan barang bukti heroin seberat 8 gram. Saat ini jenazah warga Kembangan, Jakarta Barat, tersebut sudah berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.