Kompas.com - 06/05/2013, 17:56 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Proyek pembangunan MRT yang telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada Kamis (2/5/2013) masih menjadi pro-kontra bagi sebagian warga Jakarta Selatan. Di salah satu utama di wilayah Jakarta Selatan, yaitu Jalan Fatmawati, para pendukung dan penolak MRT jalur layang "berperang" melalui pemasangan spanduk.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, Senin (6/5/2013) sore di kawasan jalan tersebut, terutama di sejumlah titik di antara Pasar Cipete dan Pasar Blok A, terpasang sejumlah spanduk dari warga yang pro dan kontra terhadap pembangunan jalur layang MRT. Beberapa spanduk yang menyatakan diri mendukung pembangunan jalur layang MRT antara lain bertuliskan "Komunitas Warga Cipete Utara Mendukung Pak Jokowi Segera Membangun MRT Layang". Ada juga yang berbunyi "Kami Warga Gandaria Utara Mendukung Program Gubernur Pak Jokowi Untuk Membangun MRT Layang" atau "Menuju Jakarta Baru Kami Warga Kelurahan Pulo Mendukung Dibangunnya MRT Layang".

Spanduk itu "dibalas" dengan kain bertuliskan "MRT Mematikan Warga" dan "Masyarakat Lebak Bulus-Fatmwati-P Polim-Sisingamangaraja Mendukung MRT Bawah Tanah Menolak MRT Layang".

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Senin siang, menyatakan ingin membeli properti warga yang menolak pembangunan MRT. Menurut Basuki, penolakan pembangunan jalur layang MRT hanya merupakan wujud dari sikap ketakutan sejumlah warga jika nantinya harga jual propertinya akan turun akibat terlalu berdekatan dengan jalur layang MRT.

Pembangunan tahap pertama MRT dilakukan sepanjang Lebak Bulus di Jakarta Selatan hingga Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Proyek ini terdiri dari dua jenis konstruksi, yakni jalur bawah tanah (underground) dari Bundaran HI hingga Jalan Sisingamangaraja, dan jalur layang (elevated) mulai Jalan Sisingamangaraja hingga Lebak Bulus. Sebagian warga menolak pembangunan jalur layang karena dianggap merusak tatanan kota dan menggusur lahan usaha atau permukiman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.