Penolak MRT Pasang "Tiang MRT" di Jalan Fatmawati

Kompas.com - 07/05/2013, 11:57 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat Peduli MRT sebagai pihak warga Jakarta Selatan yang menolak pembangunan MRT layang di wilayah mereka kembali melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Mereka memasang miniatur "tiang MRT" berukuran 3x3 meter yang terbuat dari kardus bertuliskan "Ukuran Asli Tiang MRT".

Miniatur tiang MRT itu digotong oleh sejumlah pengunjuk rasa dan diletakkan di tengah jalan, tepat di depan Pasar Blok A. "Sengaja kita taruh di tengah jalan soalnya nanti tiang MRT aslinya kan juga di tengah jalan. Liat betapa sempitnya jalan kan nantinya dengan ada tiang MRT," kata salah satu Koordinator Masyarakat Peduli MRT Alex di lokasi unjuk rasa, Selasa (7/5/2013).

Selain itu, menurut Alex, tiang MRT Layang juga akan melebar 21 meter ke kanan dan 21 meter ke kiri. Akibat aksi tersebut, lalu lintas kendaraan yang hendak menuju arah Blok M menjadi tersendat karena adanya "tiang MRT" tersebut.

"Apa sudah ada sosialisasi, belum ada. Masyarakat belum diberi tahu. Bagaimana nanti jika tiba-tiba para pedagang ini digusur. Dan lalu lintas ini yang ada sekarang sekadar ilustrasi ke depannya," jelas Alex.

Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa juga menyertakan dua ondel-ondel dan dua barongsai dalam aksi yang diikuti sekitar seratusan orang berkaos merah tersebut.

"Ini semua pedagang pasar juga dukung kita cuma gak semuanya dapat kaos. Total semuanya ada empat ratusan orang," ujar Alex.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Positif Narkoba, Pegawai Beacukai yang Ditangkap di Kepulauan Seribu Tak Jadi Tersangka

    Positif Narkoba, Pegawai Beacukai yang Ditangkap di Kepulauan Seribu Tak Jadi Tersangka

    Megapolitan
    UPDATE 3 Juli: Bertambah 1, Total 415 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

    UPDATE 3 Juli: Bertambah 1, Total 415 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

    Megapolitan
    Dipertanyakan, Bagaimana Cara Batasi Pengunjung Pasar di Jakarta?

    Dipertanyakan, Bagaimana Cara Batasi Pengunjung Pasar di Jakarta?

    Megapolitan
    Jalan di Tepi Waduk Pluit Longsor, Penanganan Darurat Ditargetkan Selesai Dua Hari

    Jalan di Tepi Waduk Pluit Longsor, Penanganan Darurat Ditargetkan Selesai Dua Hari

    Megapolitan
    Terlilit Hutang dan Sakit, Seorang Pemuda Coba Bunuh Diri di Lahan Kosong

    Terlilit Hutang dan Sakit, Seorang Pemuda Coba Bunuh Diri di Lahan Kosong

    Megapolitan
    UPDATE 3 Juli: Bertambah 12, Total 491 Kasus Positif Covid-19 di Kota Tangerang

    UPDATE 3 Juli: Bertambah 12, Total 491 Kasus Positif Covid-19 di Kota Tangerang

    Megapolitan
    Sudin SDA Akan Tutup Jalan Pluit Timur Raya untuk Perbaikan Longsor

    Sudin SDA Akan Tutup Jalan Pluit Timur Raya untuk Perbaikan Longsor

    Megapolitan
    Kontrakan Enam Pintu di Batuampar Terbakar Diduga karena Gas Bocor

    Kontrakan Enam Pintu di Batuampar Terbakar Diduga karena Gas Bocor

    Megapolitan
    Pemkot Tangerang: Lahan Tempat Semanggi Center Akan Jadi Balai Kesenian

    Pemkot Tangerang: Lahan Tempat Semanggi Center Akan Jadi Balai Kesenian

    Megapolitan
    Kini Ojol Boleh Angkut Penumpang Kembali di Depok

    Kini Ojol Boleh Angkut Penumpang Kembali di Depok

    Megapolitan
    Eazy Passport, Layanan Jemput Bola Pembuatan Paspor Imigrasi Tangerang

    Eazy Passport, Layanan Jemput Bola Pembuatan Paspor Imigrasi Tangerang

    Megapolitan
    244 Karyawan Unilever yang Dinyatakan Negatif Tetap Jalani Isolasi

    244 Karyawan Unilever yang Dinyatakan Negatif Tetap Jalani Isolasi

    Megapolitan
    Imbas Penutupan Pasar Tempel, Pasar Pondok Labu Ikut Ditutup Satu Hari

    Imbas Penutupan Pasar Tempel, Pasar Pondok Labu Ikut Ditutup Satu Hari

    Megapolitan
    UPDATE 3 Juli, 434 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

    UPDATE 3 Juli, 434 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

    Megapolitan
    Resmi Dibuka, Jalan Tol Depok-Antasari Seksi II Gratis Selama 2 Minggu

    Resmi Dibuka, Jalan Tol Depok-Antasari Seksi II Gratis Selama 2 Minggu

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X