Kompas.com - 07/05/2013, 18:41 WIB
Penulis Norma Gesita
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — S (29) mengaku sedang sakit kepala saat memukuli anak tirinya, Widyastuti, yang jatuh di kamar mandi. Suaminya, Supriyadi, mengaku tidak mengerti mengapa istrinya tega menganiaya anak berusia lima tahun itu meskipun telah dijelaskan alasannya.

"Dia mengaku sedang sakit kepala saat anak saya jatuh di kamar mandi. Bukannya menolong, dia malah kesal dan memukul wajah dan membenturkan kepala anak saya ke tembok kamar mandi," tutur Supriyadi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (7/5/2013) sore.

Akibat dipukuli S, bocah malang itu mengalami luka di wajah, benjol besar di kepala belakang dan keluar darah dari telinga. Hal ini baru diketahui Supriyadi saat pulang kerja sekitar pukul 17.00, Senin.

Supriyadi kemudian membawa anaknya ke klinik dekat rumahnya di Kelurahan Jatijajar, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Tidak mampu menangani, klinik lantas merujuk ke beberapa rumah sakit hingga akhirnya sampai ke RS Karya Bhakti, Bogor. Nyawa Widiyastuti tak terselamatkan. Dia mengembuskan napas terakhir sekitar 10 menit sebelum sampai ke rumah sakit.

"Sekitar 10 menit mau sampai rumah sakit, waktu di lampu merah, anak saya meninggal dunia," ungkap Supriyadi, yang tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Akibat perbuatannya, Supriyadi melaporkan istrinya ke Polres Kota Depok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X