Menunggu Angkutan Umum di Senayan, Sunaryo Ditusuk

Kompas.com - 08/05/2013, 04:40 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Nasib naas menimpa Sunaryo (26), warga Kecamatan Cipari, Cilacap, Jawa Tengah. Ia menjadi korban perampokan saat menunggu kendaraan umum di sebuah halte bus di pintu I Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2013) dini hari.

Akibat kejadian ini, Sunaryo mengalami luka tusuk di bagian perut dan telinganya. Kanitreskrim Polsek Metro Tanah Abang Komisaris Widarto menerangkan kejadian tersebut bermula saat korban yang bekerja di PT Boka Inti baru saja pulang dari kampungnya di Cilacap dengan menumpang bus. Dia turun dari bus di kawasan Semanggi.

Karena tak kunjung mendapatkan kendaraan umum untuk menuju mes tempat ia bekerja di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sunaryo memutuskan untuk beristirahat di halte bus di depan pintu I GBK, Senayan, tepatnya di sebelah pusat perbelanjaan FX Entertaiment Jalan Sudirman.

"Ketika korban tertidur, datang dua orang pria membangunkan korban dengan menggunakan pisau lipat sambil meminta tas korban," kata Widarto di Mapolsek Metro Tanah Abang, Selasa (7/5/2013). Sunaryo sempat melawan untuk mempertahankan harta benda yang dimilikinya. Namun, perlawanan Sunaryo sia-sia. Sunaryo pun dihujani tusukan di bagian perut sebanyak tiga kali dan telinga sebelah kiri oleh salah seorang pelaku hingga tak berdaya.

Pelaku pun langsung membawa kabur tas yang dipertahankan korban tadi. "Saat melihat korban tidak berdaya, penjahat tersebut langsung mengambil telepon genggam dan tas milik korban, lalu meninggalkan korban yang pada saat itu berlumuran darah," Ujar Widarto.

Tak lama setelah kejadian, anggota patroli lalu lintas Polda Metro Jaya melintas di lokasi kejadian dan langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, untuk diberikan perawatan medis. "Kami masih melakukan penyelidikan terhadap para pelaku dan hingga kini korban masih dirawat di RS Mintohardjo," terang Widarto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Megapolitan
Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X