Bacaleg PKS Tak Lolos Verifikasi, Tifatul: Itu Wajar

Kompas.com - 09/05/2013, 03:00 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring menilai biasa tidak adanya bakal calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat asal PKS yang lolos dalam verifikasi tahap I di Komisi Pemilihan Umum. Kekurangan data bakal caleg, menurut Tifatul, hal yang wajar.

"Jangan lebay (berlebihan). Ada kekurangan formulir satu dua itu wajar. Bukan hal prinsipil. Secara umum yang pokok-pokok sudah dilengkapi," kata Tifatul di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (8/5/2013).

Sebelumnya, ada tiga parpol yang data seluruh bakal calegnya tidak memenuhi syarat. Salah satunya PKS yang memasukkan 492 bakal caleg.

Tifatul mengatakan, pihaknya akan melengkapi seluruh kekurangan data. Dia memberi contoh kekurangan surat pernyataan tidak merangkap jabatan yang dilarang sebagai anggota DPR, seperti menjadi pengacara.

"Kalau saya (kekurangan) form BB 8 dan BB 9 terkait bahwa kita harus menandatangani pernyataan tidak akan rangkap jabatan dengan hal-hal yang dilarang terhadap anggota DPR," kata Tifatul yang tercatat sebagai bakal caleg PKS di daerah pemilihan Sumatera Utara I.

Seperti diberitakan, seluruh peserta pemilu mendapat catatan dari KPU untuk diperbaiki. KPU memberi waktu kepada seluruh parpol untuk memperbaiki daftar calon sementara hingga 22 Mei 2013. Setelah itu, KPU akan melakukan verifikasi tahap II.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Lonjakan Kasus Covid-19 dan Amunisi Pencegahan yang Tak Kuat

    Lonjakan Kasus Covid-19 dan Amunisi Pencegahan yang Tak Kuat

    Nasional
    Moeldoko: Kami Akan Kawal Pemulihan Pariwisata di Bali

    Moeldoko: Kami Akan Kawal Pemulihan Pariwisata di Bali

    Nasional
    Satgas Sebut Suplai dan Jadwal Vaksin Covid-19 Terjaga untuk Penuhi Target 1 Juta Per Hari

    Satgas Sebut Suplai dan Jadwal Vaksin Covid-19 Terjaga untuk Penuhi Target 1 Juta Per Hari

    Nasional
    Ngabalin: TWK Internal KPK, Pemerintah Tak Bisa Komentar

    Ngabalin: TWK Internal KPK, Pemerintah Tak Bisa Komentar

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Aturan Lengkap PPKM di 34 Provinsi | Jawaban Firli Saat Ditanya Pilih Pancasila atau Agama

    [POPULER NASIONAL] Aturan Lengkap PPKM di 34 Provinsi | Jawaban Firli Saat Ditanya Pilih Pancasila atau Agama

    Nasional
    Satgas Covid-19 Ingatkan Lagi Tetap Disiplin Protokol Kesehatan meski Sudah Divaksinasi

    Satgas Covid-19 Ingatkan Lagi Tetap Disiplin Protokol Kesehatan meski Sudah Divaksinasi

    Nasional
    Satgas: Efektivitas Vaksin Covid-19 Masih Tinggi, Termasuk Melindungi dari Varian Delta

    Satgas: Efektivitas Vaksin Covid-19 Masih Tinggi, Termasuk Melindungi dari Varian Delta

    Nasional
    BKN Sebut Informasi Pelaksanaan TWK Pegawai KPK Rahasia Negara

    BKN Sebut Informasi Pelaksanaan TWK Pegawai KPK Rahasia Negara

    Nasional
    Sespri Edhy Prabowo Ungkap Alasan soal Perusahaan yang Tak Dapat Jatah Ekspor Benih Benur

    Sespri Edhy Prabowo Ungkap Alasan soal Perusahaan yang Tak Dapat Jatah Ekspor Benih Benur

    Nasional
    Periksa Yoory Corneles, KPK Dalami Sumber Anggaran Pengadaan Lahan di Munjul

    Periksa Yoory Corneles, KPK Dalami Sumber Anggaran Pengadaan Lahan di Munjul

    Nasional
    Prabowo Optimistis Dialog ASEAN-China Selesaikan Masalah Kawasan, Termasuk Laut China Selatan

    Prabowo Optimistis Dialog ASEAN-China Selesaikan Masalah Kawasan, Termasuk Laut China Selatan

    Nasional
    Target 1 Juta Vaksinasi Covid-19 per Hari, Bio Farma Pastikan Stok Vaksin Aman

    Target 1 Juta Vaksinasi Covid-19 per Hari, Bio Farma Pastikan Stok Vaksin Aman

    Nasional
    Setelah Dilantik Jadi ASN, 1.271 Pegawai KPK Akan Jalani Orientasi

    Setelah Dilantik Jadi ASN, 1.271 Pegawai KPK Akan Jalani Orientasi

    Nasional
    Gereja Direlokasi, Pengurus GKI Yasmin: Apa Gunanya Putusan Pengadilan?

    Gereja Direlokasi, Pengurus GKI Yasmin: Apa Gunanya Putusan Pengadilan?

    Nasional
    Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

    Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan

    Nasional

    Video Rekomendasi

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X