Kompas.com - 08/05/2013, 19:31 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah menjadi sorotan publik beberapa waktu terakhir terkait wacana gugatannya kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Lurah Warakas Mulyadi mengirimkan surat kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dua poin penting dalam surat itu adalah maaf dan mohon.

"Dua hari lalu dia kirim surat. Dia meminta maaf atas yang dia lakukan. Dia mengaku tidak pernah berencana menggugat. Kedua, dia memohon untuk mengikuti lelang jabatan," ujar Kepala BKD DKI I Made Karmayoga di Balaikota, Rabu (8/5/2013).

Made menyatakan, surat tersebut sampai ke mejanya pada Senin (6/5/2013). Surat beramplop coklat yang tertutup serta bermeterai tersebut tidak diantar langsung oleh Mulyadi, tetapi oleh salah seorang perwakilan staf Pemerintah Kota Jakarta Utara.

"Dia juga melampirkan surat keterangan sakit dari dokternya, lengkap sampai ada keterangan grafik jantungnya segala. Kita terima," ujarnya.

Nama Mulyadi menjadi buah bibir karena dianggap membangkang dari program seleksi dan promosi terbuka atau lelang jabatan lurah dan camat yang digagas oleh Jokowi. Menurutnya, kata lelang tidak sesuai dengan peraturan yang ada dan lebih tepat diperuntukkan bagi barang. Mulyadi juga tak mengikuti tes kompetensi bidang untuk proses lelang jabatan pada 25 April 2013.

Belakangan sikapnya melunak. Ia pun memohon kepada BKD untuk mengikuti uji kompetensi jabatan. Namun, karena telah melampaui jadwal, Mulyadi diperkenankan mengikuti ujian kompetensi susulan yang akan digelar pada 25 Mei 2013.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.