KPU DKI Beri Waktu Bacaleg Penuhi Syarat Administrasi

Kompas.com - 09/05/2013, 08:45 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menyatakan seluruh parpol tidak memenuhi persyaratan bakal calon legislatif DPRD DKI. KPU DKI pun memberi tenggat waktu bagi para bakal calon legislatif (bacaleg) untuk memenuhi persyaratan administratif.

"Bagi bacaleg yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat), masih ada masa perbaikan berkas pencalonan selama dua pekan, mulai dari tanggal 9 sampai 22 Mei 2013 dan diserahkan jam 09.00 sampai 16.00 WIB," kata Ketua Pokja Pencalonan KPU DKI Sumarno di Jakarta, Rabu (8/5/2013).

Perbaikan dilakukan secara kolektif melalui parpol (petugas penghubung) dan tidak dapat dilakukan secara individual ke KPU. Parpol menyerahkan dokumen perbaikan hanya satu kali pada masa perbaikan.

Sumarno juga menjelaskan, jika pengajuan daftar bakal calon belum mencapai 100 persen dari jumlah kursi setiap daerah pemilihan (dapil), parpol dapat menambah jumlah bacaleg. Saat ini, parpol dapat mengubah nama dan nomor urut bacaleg masing-masing. Kebijakan ini mulai berlaku semenjak diterbitkannya Surat Edaran KPU Nomor 315/KPU/V/2013 pada tanggal 6 Mei 2013.

"Melalui surat edaran itu, parpol dapat mengganti bakal calon dengan bakal calon baru, menambah, dan mengurangi bakal calon. Namun, konsekuensinya, bapak ibu harus merubah formulir-formulirnya," kata Sumarno.

Dari total jumlah caleg DPRD DKI Jakarta sebanyak 1.267 orang dari 12 partai politik yang ada, hampir seluruh caleg itu tidak memenuhi syarat administrasi pencalegan yang telah ditentukan oleh KPU DKI. Selain itu, ada bacaleg yang tidak ada berkasnya sama sekali.

Kebanyakan, para bacaleg itu tidak memenuhi syarat karena tidak melengkapi dan mengisi formulir BB8 yang menyatakan tidak akan rangkap tugas sebagai advokat dan notaris serta BB10 yang menyatakan tidak akan rangkap jabatan di perusahaan BUMN ataupun menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bahkan, kata dia, ada caleg yang lupa mengisi BB11, yaitu daftar riwayat hidup.

Tahap selanjutnya, KPU DKI akan menyusun Daftar Calon Sementara (DCS) pada 13 Mei sampai 12 Juni 2013. DCS diumumkan di media cetak dan website KPU DKI hingga 17 Juni 2013. Mulai 14 sampai 27 Juli, KPU DKI menerima tanggapan masyarakat lewat website KPU DKI. Hingga akhirnya, KPU DKI menyusun Daftar Calon Tetap (DCT) mulai 9 sampai 22 Agustus 2013.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Masker Ilegal di Cakung Tak Dilengkapi Lapisan Antivirus

Megapolitan
WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

WNI yang Dievakuasi dari Jepang Akan Tiba di Indonesia 1 Maret 2020

Megapolitan
Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Megapolitan
Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Megapolitan
Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Megapolitan
188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

Megapolitan
Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Megapolitan
Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Megapolitan
Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Megapolitan
Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Megapolitan
Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Megapolitan
Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Megapolitan
Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Megapolitan
Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X