Ini Ekspresi Jokowi Saat Mencicip Bir Pletok

Kompas.com - 09/05/2013, 11:14 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Akhirnya Joko Widodo mencicipi minuman khas Betawi, bir pletok. Ekspresi wajah Gubernur DKI Jakarta itu pun langsung berubah.

Jokowi merasakan bir pletok saat menghadiri peringatan HUT ke-29 Persatuan Wanita Betawi (PWB) di GOR Grogol, Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (8/5/2013) kemarin. Dia terlihat diojok-ojok ibu-ibu yang hadir di acara tersebut.

"Ayo, Pak diminum. Dicobain," ujar ibu-ibu tersebut.

Jokowi yang terlihat sumringah pun membuka botolnya, dan menyeruput bir pletok di kemasan botol tersebut. Dia sempat menahannya di dalam mulut merasakan rasa bir bebas alkohol tersebut.


Wajahnya yang tadi tersenyum langsung berubah seperti menahan rasa yang tak biasa dicicipinya. Dia tidak lagi tersenyum, tapi meringis. Meski begitu, Jokowi tidak kapok. Dia meminum kembali bir tersebut, hingga tiga kali.

"Rasanya pedas, hangat, wangi," komentar Jokowi.

Bir pletok merupakan minuman penyegar yang dibuat dari campuran jahe, daun pandan wangi, dan serai. Minuman tradisional ini dikenal di kalangan etnis Betawi.

Agar warnanya lebih menarik, orang Betawi biasanya menggunakan tambahan kayu secang, yang akan memberikan warna merah bila diseduh dengan air panas.

Walaupun mengandung kata bir, bir pletok tidak mengandung alkohol. Minuman ini berkhasiat untuk memperlancar peredaran darah. Masyarakat Betawi banyak mengonsumsinya pada malam hari sebagai penghangat.

 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

    Puluhan Ojol Datangi Polres Jaktim Minta Polisi Tindak Mata Elang

    Megapolitan
    Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

    Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

    Megapolitan
    Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

    Dua Dosen Ditangkap Disangka Cemarkan Nama Baik Rektor Unima

    Megapolitan
    Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

    Kronologi Keributan Kelompok Ojol dengan 2 Mata Elang di Rawamangun

    Megapolitan
    Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

    Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

    Megapolitan
    Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

    Saksi: Seorang Pengemudi Ojol Terluka Sayat Saat Ribut dengan Mata Elang

    Megapolitan
    Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

    Kasus Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi Berakhir Damai

    Megapolitan
    Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

    Sidang Dugaan Kriminalisasi Sopir Taksi Online, Saksi Bantah Keterangan dalam BAP

    Megapolitan
    Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

    Polisi Anjurkan Sopir Taksi Online Ari Darmawan Serahkan Uang Jutaan Rupiah untuk Berdamai

    Megapolitan
    BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

    BMKG: Wilayah Jabotabek Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Malam Ini

    Megapolitan
    DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

    DPR Panggil Ketua DPRD DKI untuk Diskusi soal Revitalisasi TIM

    Megapolitan
    Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

    Dipicu Masalah Kredit Motor, Mata Elang dan Pengemudi Ojol Ribut di Rawamangun

    Megapolitan
    Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

    Pembuat Kosmetik Ilegal di Depok Racik Bahan Kimia Berdasar Pengalaman Kerja

    Megapolitan
    Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

    Pemukul Kucing hingga Mati di Bekasi Tidak Ditahan

    Megapolitan
    Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

    Kosmetik Ilegal Produksi di Depok Diedarkan ke Dokter Kulit hingga Klinik Kecantikan di Jakarta

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X