Kompas.com - 09/05/2013, 13:35 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mengatakan bahwa pembangunan jalur MRT layang sangat penting dalam pembangunan MRT di Jakarta. Hal itu dikarenakan jalur MRT layang dibutuhkan dalam penghematan biaya.

Bahkan menurut Bang Yos, ketika era kepemimpinannya, jalur MRT hampir sebagian besar dibangun dengan jalur layang. "Saat era saya, rutenya Kota-Lebak Bulus, subway-nya cuma dari Bundaran HI sampai Tugu Pemuda Senayan," kata Bang Yos saat dihubungi pada Kamis (9/5/2013).

Selain itu, Bang Yos juga mengatakan bahwa saat MRT nanti telah selesai dibangun, maka yang harus dilakukan adalah segera memberlakukan kebijakan menerapkan electronic road pricing (ERP) di semua jalan yang dilalui MRT. Kebijakan itu juga harus dibarengi dengan pemberian subsidi pada tiket kereta.

"Tiketnya disubsidi, dan di jalan kita terapkan ERP," kata Bang Yos.

Pembangunan tahap pertama MRT dilakukan sepanjang Lebak Bulus di Jakarta Selatan hingga Kampung Bandan, Jakarta Pusat. Proyek ini terdiri dari dua jenis konstruksi, yakni jalur bawah tanah (underground) dari Kampung Bandan hingga Jalan Sisingamangaraja, dan jalur layang (elevated) mulai Jalan Sisingamangaraja hingga Lebak Bulus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.