Jokowi Tak Masalah Ada Monorel Menuju Bandara

Kompas.com - 09/05/2013, 15:54 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendukung rencana pemerintah pusat melalui PT Angkasa Pura II untuk membangun monorel di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Sebelumnya, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono memastikan bahwa monorel automated people mover (APM) rute Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, mulai beroperasi pada 2015.

"Bagus, bagus sekali. Monorelnya dari Bekasi-Jakarta-Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), bagus sekali itu," kata Jokowi di Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2013).

Menurut Jokowi, saat ini proyek monorel bandara itu tinggal menunggu keputusan Presiden (keppres). Setelah keppres sudah keluar, proyek itu baru akan diproses di Pemprov DKI dan Jokowi memastikan, DKI sangat mendukung berjalannya proyek monorel bandara itu.

"Sekarang masih diproses menunggu keputusan Presiden. Ya, karena memang penugasan, kan, menunggu keppres, setelah itu baru diproses ke kita. Kalau saya, sih, sudah enggak ada masalah," kata Jokowi.

Terkait pembangunan monorel Bandara Soekarno-Hatta, Wamenhub Bambang Susantono mengatakan bahwa pengoperasian monorel akan berjalan setelah pembangunan stasiun kereta api bandara selesai, yakni pada 2014. Kereta api bandara akan terintegrasi dengan monorel APM bandara. Bambang menyatakan, tidak tertutup kemungkinan APM nantinya bisa dioperasikan tanpa awak.

Untuk membangun APM rute bandara tersebut, diperlukan dana sebesar Rp 2,5 triliun yang dibiayai oleh konsorsium BUMN. Proyek monorel Bandara Soekarno-Hatta itu dikerjakan oleh konsorsium BUMN, yakni PT Adhi Karya, PT INKA, PT Len Industri, dan PT Angkasa Pura II.

Ada tiga tahap yang dilalui dalam pembangunan kereta bandara, yakni jalur rel dari Jakarta hingga Tangerang yang telah selesai dibangun oleh pemerintah pada 2012. Tahap berikutnya adalah pembangunan jalur rel dari Batu Ceper menuju bandara yang akan dibangun PT KAI dan saat ini masih dalam proses tender.

Tahap terakhir adalah pembangunan stasiun bandara yang akan dikerjakan oleh Angkasa Pura II. Rute kereta api bandara akan melewati beberapa stasiun, yakni Manggarai, Dukuh Atas, Duri, Batu Ceper, lalu masuk ke bandara.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

    Depok di Ambang Kewalahan Tangani Covid-19?

    Megapolitan
    Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

    Tiga Kegiatan Ini Diperbolehkan Selama PSBB di DKI, Simak Syaratnya...

    Megapolitan
    Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

    Begini Pembatasan Operasional Kendaraan Pribadi Selama PSBB di Jakarta

    Megapolitan
    Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

    Pemprov DKI Jakarta Buka Peluang Kucurkan Insentif bagi Pelaku Usaha Terdampak PSBB

    Megapolitan
    PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

    PT KAI Akan Kembalikan Penuh Biaya Tiket Penumpang Kereta yang Kena Dampak PSBB Jakarta

    Megapolitan
    Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

    Selama PSBB, Penggunaan Kendaraan Pribadi Hanya untuk Beli Kebutuhan Pokok

    Megapolitan
    BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

    BMKG: Siang Nanti Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan

    Megapolitan
    Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

    Selama PSBB, Hanya Ada 7 Keberangkatan Kereta Jarak Jauh dari Jakarta

    Megapolitan
    Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

    Warga Dilarang Berkerumun Lebih dari 5 Orang Selama PSBB

    Megapolitan
    Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

    Selain Jam Operasional, Jumlah Penumpang di KRL Juga Dibatasi Selama PSBB

    Megapolitan
    Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

    Selama PSBB Jakarta, Penumpang Mobil Pribadi Dibatasi Hanya 50 Persen

    Megapolitan
    Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

    Semua Fasilitas Umum Ditutup Selama PSBB di Jakarta, Tak Boleh Ada Kerumunan

    Megapolitan
    Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

    Selama PSBB Jakarta, Kendaraan Pribadi Hanya Boleh Diisi Penumpang 50 Persen

    Megapolitan
    Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

    Anies: PSBB Keputusan Besar, tetapi Bukan Keputusan yang Berat

    Megapolitan
    Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

    Selama PSBB, Anies Minta Kegiatan Ibadah dan Keagamaan Dilakukan di Rumah

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X