Kompas.com - 09/05/2013, 15:55 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.comSefti Sanustika yang mengaku satu-satunya istri Ahmad Fathanah mengungkapkan, suaminya memang berteman dekat dengan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq. Menurut Sefti, Fathanah dan Luthfi berteman sejak kuliah.

"Hanya teman dekat, teman kuliah," kata Sefti di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis (9/5/2013) ,saat menjenguk suaminya yang ditahan di rumah tahanan KPK.

Kendati demikian, Sefti mengaku tidak mengenal Luthfi secara personal. Dia juga mengatakan bahwa Fathanah selama ini berprofesi sebagai pengusaha. Namun, saat ditanya soal bidang usaha yang ditekuni Fathanah, wanita berkerudung ini menjawab, "Itu tanyakan kepada Bapak (Fathanah)," katanya.

Adapun Fathanah bersama Luthfi ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang terkait penambahan kuota impor daging sapi. Keduanya diduga menerima pemberian hadiah atau janji dari Direktur PT Indoguna Utama Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. Pemberian uang tersebut diduga berkaitan dengan jasa Luthfi dan Fathanah dalam mengupayakan penambahan kuota impor daging sapi untuk PT Indoguna.

Diduga, komitmen fee yang dijanjikan PT Indoguna mencapai Rp 40 miliar. Dari jumlah fee tersebut, baru Rp 1,3 miliar yang diduga diberikan kepada Luthfi melalui Fathanah. Mengenai kasus yang menjerat suaminya ini, Sefti menganggap suaminya dizalimi.

"Seperti yang Bapak bilang, sabar saja, ini kami lagi dizalimi, kami berdoa saja," ucapnya.

Selebihnya, mengenai kasus, Sefti menyampaikan bukan kapasitasnya untuk mengomentasi kasus yang menjerat suaminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya hanya ibu rumah tangga biasa," ujar Sefti.

Terkait penyidikan kasus Fathanah, KPK pernah memeriksa Sefti dua kali. Dia dianggap tahu seputar aset Fathanah. KPK menduga Fathanah melakukan pencucian uang dengan menyamarkan uang hasil tindak pidana korupsi. Fathanah diduga mentransfer uang ke sejumlah pihakatau membeli aset yang diatasnamakan orang lain.

Sejauh ini, KPK telah menyita sejumlah aset terkait Fathanah. KPK menyita Honda Jazz terkait Fathanah dari model cantik Vitalia Shesya, Honda Freed dari penyanyi dangdut bernama Tri Kurnia Rahayu, serta barang-barang mewah lainnya dari dua perempuan itu. Selain itu, KPK menemukan aliran dana Rp 20 juta dan 1.800 dollar AS ke Ayu Azhari yang kemudian uang tersebut dikembalikan Ayu ke KPK beberapa waktu lalu.

Uang Fathanah juga diduga mengalir ke kas PKS untuk mendanai pemenangan Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin dalam Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan 2013-2018 dan ke Saldi Matta, adik Presiden PKS Anis Matta. Beberapa waktu lalu, Saldi mengaku dapat transferan uang Rp 50 juta dari Fathanah. Uang itu, menurut dia, merupakan pembayaran utang. Fathanah meminjam uang Rp 50 juta dari Saldi pada September tahun lalu dan baru dibayarkan pada Januari 2013.

Bukan hanya itu, Fathanah juga disebut menyiapkan uang Rp 1,3 miliar untuk mengurus proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLST) di Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal. Belum diketahui kepada siapa uang Rp 1,3 miliar itu diberikan.

Baca juga:
Sefti: Saya Satu-satunya Istri Fathanah
Sebulan Kenal, Fathanah Hadiahi Vitalia Honda Jazz
Perempuan-perempuan di Sekitar Fathanah
Vitalia Pernah Diajak Menikah Siri oleh Fathanah
Vitalia: Fathanah Malaikat bagi Saya
Vitalia Shesya Bisa Dijerat Pidana Pencucian Uang
Lagi, Fathanah Hadiahi Honda Freed untuk Wanita Lain

Selain Mobil dan Jam, Vitalia Diduga Terima Uang dari Fathanah

Model Vitalia Juga Terima Jam Tangan Mewah dari Fathanah

Fathanah Hadiahi Honda Jazz untuk Model Cantik

Ikuti berita terkait kasus ini dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi
 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    ICJR: Briptu Nikmal yang Perkosa Remaja di Polsek Bisa Kena Pidana Pemberatan

    ICJR: Briptu Nikmal yang Perkosa Remaja di Polsek Bisa Kena Pidana Pemberatan

    Nasional
    Komnas HAM Sebut Ratifikasi Protokol Operasional Menentang Penyiksaan Sangat Mendesak

    Komnas HAM Sebut Ratifikasi Protokol Operasional Menentang Penyiksaan Sangat Mendesak

    Nasional
    Menkes Akui Tenaga Kesehatan Banyak Terkena Covid-19, Mayoritas OTG dan Gejala Ringan

    Menkes Akui Tenaga Kesehatan Banyak Terkena Covid-19, Mayoritas OTG dan Gejala Ringan

    Nasional
    2,9 Persen atau Lebih dari 59.000 Balita di Indonesia Positif Covid-19

    2,9 Persen atau Lebih dari 59.000 Balita di Indonesia Positif Covid-19

    Nasional
    Menkes Minta Semua Kamar IGD Jadi Ruang Isolasi, Layanan Pasien Pindah ke Tenda

    Menkes Minta Semua Kamar IGD Jadi Ruang Isolasi, Layanan Pasien Pindah ke Tenda

    Nasional
    Pemerintah Diminta Buka Draf RKUHP

    Pemerintah Diminta Buka Draf RKUHP

    Nasional
    Status Pandemi RI Diprediksi Paling Cepat Dicabut Pertengahan 2022, asalkan...

    Status Pandemi RI Diprediksi Paling Cepat Dicabut Pertengahan 2022, asalkan...

    Nasional
    Kontras Ungkap Tiga Faktor Penyebab Maraknya Praktik Penyiksaan di Indonesia

    Kontras Ungkap Tiga Faktor Penyebab Maraknya Praktik Penyiksaan di Indonesia

    Nasional
    145 Pekerja Migran Bermasalah dari Malaysia Pulang ke Indonesia

    145 Pekerja Migran Bermasalah dari Malaysia Pulang ke Indonesia

    Nasional
    Komnas HAM: Praktik Penyiksaan di Indonesia Sangat Mengkhawatirkan

    Komnas HAM: Praktik Penyiksaan di Indonesia Sangat Mengkhawatirkan

    Nasional
    KPK Periksa Gitaris The Changcuters Sebagai Saksi Terkait Kasus Aa Umbara

    KPK Periksa Gitaris The Changcuters Sebagai Saksi Terkait Kasus Aa Umbara

    Nasional
    Menkes: Stok Oksigen di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Cukup

    Menkes: Stok Oksigen di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Cukup

    Nasional
    Menkes Buka Opsi Gunakan Vaksin Sinovac dan Pfizer untuk Vaksinasi Anak

    Menkes Buka Opsi Gunakan Vaksin Sinovac dan Pfizer untuk Vaksinasi Anak

    Nasional
    Industri Pertahanan Hadapi Tiga Tantangan dalam Membangun Alutsista

    Industri Pertahanan Hadapi Tiga Tantangan dalam Membangun Alutsista

    Nasional
    Periksa Saksi, KPK Dalami Pengurusan Jatah Kuota Rokok Terkait Dugaan Korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai

    Periksa Saksi, KPK Dalami Pengurusan Jatah Kuota Rokok Terkait Dugaan Korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai

    Nasional

    Video Rekomendasi

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X