Jokowi: Penataan Kampung Selesai 4 Bulan - Kompas.com

Jokowi: Penataan Kampung Selesai 4 Bulan

Kompas.com - 09/05/2013, 22:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjanjikan program penataan kampung masing-masing wilayah dapat diselesaikan dalam jangka waktu empat bulan.

Apalagi, lanjut Jokowi, apabila warga rajin dan gesit ikut melakukan penataan, maka perbaikan kampung itu akan selesai lebih cepat dari target semula.

"Empat sampai lima bulanlah. Kalau warga ingin cepat dan kerja cepat, ya bisa saja dipercepat," kata Jokowi, di Petogogan, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2013).

Sementara untuk penataannya, Jokowi menyerahkan semuanya kepada warga. Nantinya, warga yang akan bersepakat akan ditata seperti apa kampung mereka.

Dengan catatan, kampung itu harus diubah menjadi lebih baik dan tertata, mulai dari infrastruktur yang tertata, septic tank komunal dan dengan drainase yang ideal.

"Yang paling penting itu sudah ada persetujuan warga, jadi ya sudah bisa dimulai, dan tanahnya juga bukan tanah sengketa. Yang paling penting itu," kata alumnus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu.

Setelah melakukan sosialisasi di Tanah Tinggi, Jokowi melanjutkan sosialisasinya di kawasan Petogogan, yang merupakan 'langganan' banjir.

Rencananya penataan kampung Petogogan akan dimulai Juni 2013 dan menggunakan dana APBD 2013 secara penuh.

 


EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

Menteri Agama: Seharusnya Pak Amien Rais Menjelaskan, Apa yang Dimaksud 'Politik'?

Menteri Agama: Seharusnya Pak Amien Rais Menjelaskan, Apa yang Dimaksud "Politik"?

Nasional
Gempa Bermagnitudo 5,8 Guncang Bali, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,8 Guncang Bali, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Ikuti Korsel, Korut Hentikan Siaran Propaganda di Perbatasan

Ikuti Korsel, Korut Hentikan Siaran Propaganda di Perbatasan

Internasional
Truk Hantam Angkutan Desa Berpenumpang Siswa SMK, 7 Terluka Parah

Truk Hantam Angkutan Desa Berpenumpang Siswa SMK, 7 Terluka Parah

Regional
Kasus E-KTP, KPK Periksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng

Kasus E-KTP, KPK Periksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng

Nasional
Ombudsman: Serbuan TKA karena Kewajiban Berbahasa Indonesia Dihapus

Ombudsman: Serbuan TKA karena Kewajiban Berbahasa Indonesia Dihapus

Nasional
Hakim Nilai Tak Ada Alasan Hapus Hukuman Mati untuk Penyelundup 1 Ton Sabu

Hakim Nilai Tak Ada Alasan Hapus Hukuman Mati untuk Penyelundup 1 Ton Sabu

Megapolitan
Amien Rais Sebut PAN Belum Pertimbangkan Usung Gatot Nurmantyo sebagai Capres

Amien Rais Sebut PAN Belum Pertimbangkan Usung Gatot Nurmantyo sebagai Capres

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pengedar Sabu di Kampung Ambon

Polisi Gerebek 6 Pengedar Sabu di Kampung Ambon

Megapolitan
Sandiaga Sebut Pedagang Pasar Blok G Akan Direloksi ke Parkiran Blok G

Sandiaga Sebut Pedagang Pasar Blok G Akan Direloksi ke Parkiran Blok G

Megapolitan
Hujan Guyur Aceh Timur, Api di Sumur Minyak Mulai Padam

Hujan Guyur Aceh Timur, Api di Sumur Minyak Mulai Padam

Regional
Macron: Mungkin, Trump Tidak Akan Lanjutkan Kesepakatan Nuklir Iran

Macron: Mungkin, Trump Tidak Akan Lanjutkan Kesepakatan Nuklir Iran

Internasional
Istri Munir dan Pegiat HAM Kembali Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

Istri Munir dan Pegiat HAM Kembali Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

Nasional
Investigasi Ombudsman Temukan Banyak TKA jadi Buruh Kasar hingga Sopir

Investigasi Ombudsman Temukan Banyak TKA jadi Buruh Kasar hingga Sopir

Nasional
Tanggapi Amien Rais, Mendagri Nilai Ceramah Agama Seharusnya Tak Disisipi Isu Politik

Tanggapi Amien Rais, Mendagri Nilai Ceramah Agama Seharusnya Tak Disisipi Isu Politik

Nasional

Close Ads X