Kompas.com - 10/05/2013, 10:33 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat Peduli MRT, atau pebisnis di Fatmawati, yang menolak MRT menyebut Basuki Tjahaja Purnama sombong karena mau membeli tanah mereka. Wakil Gubernur DKI Jakarta itu balik menyebut bahwa mereka yang lebih sombong.

"Sombong enggak salah juga sekali-kali jadi orang. Yang menolak lebih sombong dong. Tanpa alasan, hanya mengansumsikan," kata Basuki dalam acara bincang-bincang dengan Rosi, yang dilansir di Youtube.

Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, yang menolak MRT terlalu ngotot karena mengkhawatirkan nilai jual tanah mereka menjadi turun. Padahal, kata dia, tanah yang dilewati MRT akan naik lebih tinggi nilai jualnya.

Untuk itu, tutur mantan Bupati Belitung Timur tersebut, Pemprov DKI menawarkan untuk membeli tanah mereka, mumpung harganya belum naik.

"Ya sudah jual aja, kalau enggak mau juga, maunya apa? Masak arogan. Justru yang menolak MRT lebih arogan," ujar Basuki.

Dalam hitungannya, tanah di sekitar Lebak Bulus akan naik karena kelak Lebak Bulus menuju Bundaran HI bisa ditempuh hanya dalam waktu 30 menit.

"Kalau tidak mau jual, demo aja, menolak. Menolak mana bisa sih, orang proyek sudah dicanangkan  20 tahun yang lalu," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memaksakan subway, emang tidak membahayakan kalau semuanya subway? Itu uang mau tambah berapa?" cetusnya lagi.

"Anda lebih sombong jika tidak memberikan solusi untuk transportasi massal, egois," ucap Basuki.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.