Rumah Fathanah di Depok Terkait Pencucian Uang

Kompas.com - 10/05/2013, 18:05 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain rumah di Pesona Khayangan Depok, Jawa Barat, Komisi Pemberantasan Korupsi menyita rumah terkait Ahmad Fathanah yang berlokasi di Perumahan Permata Depok, Cluster Berlian 2 Blok H2 No 15. Penyitaan dilakukan terkait penyidikan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) kuota impor daging sapi yang menjerat Fathanah.

"Penyidik KPK dalam rangka melakukan penyidikan terkait dugaan TPPU terhadap tersangka AF (Ahmad Fathanah) hari ini melakukan penyitaan dua rumah," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi di Jakarta, Jumat (10/5/2013).

Sebelumnya diberitakan, KPK menyita rumah atas nama Fathanah di Perumahan Pesona Khayangan, Blok BS, Nomor 5, Depok, Jawa Barat. Petugas KPK dibantu petugas keamanan perumahan mewah itu memasang plang penyitaan di depan rumah berlantai dua tersebut sekitar pukul 14.10 WIB. Seusai memasang plang penyitaan, petugas KPK langsung meninggalkan lokasi menggunakan mobil Innova.

Sejauh ini, KPK telah menyita setidaknya 10 item aset terkait Fathanah. KPK menyita satu unit Honda Jazz putih dari seorang model cantik bernama Vitalia Shesya. Honda Jazz bernomor polisi B 15 VTA itu diperoleh Vitalia dari Fathanah yang diakuinya sebagai seorang teman. Selain Jazz, KPK menyita jam tangan merek Chopard dari Vitalia. Bukan hanya itu, KPK menyita Honda Freed yang diduga pemberian Fathanah untuk wanita berna Tri Kurnia Rahayu.


Dari Tri Kurnia, KPK juga menyita gelang Hermes dan jam tangan Rolex yang harganya puluhan juta. Sebelumnya, KPK menyita empat mobil mewah dari Fathanah, yakni Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi B 1739 WFN, Toyota Alphard B 53 FTI, Mercedes Benz C200 B 8749 BS, dan FJ Cruiser dengan nomor polisi B 1330 SZZ. 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Hanya Uji Coba, Aspal Sirkuit Formula E di Monas Bakal Dibongkar Lagi

    Hanya Uji Coba, Aspal Sirkuit Formula E di Monas Bakal Dibongkar Lagi

    Megapolitan
    Sandiaga Sebut Kurangnya Sosialisasi Bikin Perpecahan Pandangan Formula E

    Sandiaga Sebut Kurangnya Sosialisasi Bikin Perpecahan Pandangan Formula E

    Megapolitan
    Sebelum Bepergian dengan Ojek Pangkalan, Pastikan Hal Ini agar Tak Menyesal

    Sebelum Bepergian dengan Ojek Pangkalan, Pastikan Hal Ini agar Tak Menyesal

    Megapolitan
    Bakal Sirkuit Balap Formula E di Monas Masuk Tahap Pengaspalan

    Bakal Sirkuit Balap Formula E di Monas Masuk Tahap Pengaspalan

    Megapolitan
    Sandaga Uno Ajak Milenial Bikin Film untuk Majukan Ekonomi Kreatif

    Sandaga Uno Ajak Milenial Bikin Film untuk Majukan Ekonomi Kreatif

    Megapolitan
    Tarif Ojek Malam Mahal, Pengemudi yang Beroperasi Siang Sepi Penumpang

    Tarif Ojek Malam Mahal, Pengemudi yang Beroperasi Siang Sepi Penumpang

    Megapolitan
    Fraksi Demokrat Ajukan Diri untuk Jadi Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI

    Fraksi Demokrat Ajukan Diri untuk Jadi Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI

    Megapolitan
    Awas, Begini Cara Tukang Ojek Malam Ucapkan Tarif untuk Kelabui Penumpang

    Awas, Begini Cara Tukang Ojek Malam Ucapkan Tarif untuk Kelabui Penumpang

    Megapolitan
    Bank Sampah Kampung Koran, Menyemai Kader Penyelamat Lingkungan Mulai dari Kampung-kampung

    Bank Sampah Kampung Koran, Menyemai Kader Penyelamat Lingkungan Mulai dari Kampung-kampung

    Megapolitan
    Bank Sampah Kampung Koran Mampu Reduksi 35 Ton Sampah DKI Jakarta

    Bank Sampah Kampung Koran Mampu Reduksi 35 Ton Sampah DKI Jakarta

    Megapolitan
    Voting Tertutup Bikin PKS Yakin Dukungan Fraksi Bakal Beralih ke Cawagub DKI Nurmansjah

    Voting Tertutup Bikin PKS Yakin Dukungan Fraksi Bakal Beralih ke Cawagub DKI Nurmansjah

    Megapolitan
    Bahas Modal Riza Patria Jadi Wagub, Fraksi Gerindra: Ingat, 2012 Dia Pernah Maju Pilkada DKI

    Bahas Modal Riza Patria Jadi Wagub, Fraksi Gerindra: Ingat, 2012 Dia Pernah Maju Pilkada DKI

    Megapolitan
    Modus Ojek Pangkalan Kelabui Penumpang di Terminal Kalideres, Tarif Rp 200.000 Disebut 20

    Modus Ojek Pangkalan Kelabui Penumpang di Terminal Kalideres, Tarif Rp 200.000 Disebut 20

    Megapolitan
     Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

    Fraksi PKS: Nurmansjah 12 Tahun Jadi Auditor, 10 Tahun Anggota Dewan, Pas dengan Anies

    Megapolitan
    Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

    Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X