Banjir Rendam 1.000 Rumah di Kampung Pulo, 21 Warga Mengungsi

Kompas.com - 12/05/2013, 13:23 WIB
|
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.000 rumah di Kelurahan Kampung Pulo, Kecamatan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, dilanda banjir pada Minggu (12/5/2013) pagi. Sebanyak 21 jiwa di antaranya mengungsi di posko pengungsi terdekat. Sementara, sisanya bertahan di lantai dua rumahnya masing-masing.

Lurah Kampung Melayu Bambang Pangestu mengungkapkan, sebanyak 1.000 rumah itu berada di delapan RW yang ada di Kampung Pulo. Adapun ketinggian muka air di masing-masing rumah tersebut diketahui bervariasi. Titik terendah yakni 20 centimeter sementara titik terdalamnya yakni 300 centimeter atau 3 meter.

"Ada 1.528 kepala keluarga dan 3.787 jiwa yang jadi korban. Ada 21 jiwa di RT 11 RW 03 yang mengungsi di Masjid Attawabin," ujar Bambang melaui pesan singkat, Minggu siang.

Bambang melanjutkan, berdasarkan peringatan dari Pintu Air Depok beberapa saat sebelumnya, hujan cukup lebat yang melanda Ciawi, Jawa Barat mengakibatkan muka air di Pintu Air Depok meningkat menjadi 280 centimeter atau Siaga III. Air pun, lanjut Bambang, mulai merendam area pemukiman di Kampung Pulo pukul 04.00 WIB dan menemui puncaknya yakni pukul 10.00 WIB.


Menurut Bambang, status Kampung Pulo yang memang menjadi wilayah pasang-surut air di Sungai Ciliwung tidak menyebabkan kepanikan warganya. Kondisi tersebut, kata Bambang, tak berpengaruh signifikan pada aktivitas warga. Warga tetap melakukan kegiatan seperti biasa.

"Tapi kita tak mau ceroboh. Semua fasilitas, misalnya tenaga medis, obat-obatan dan lain-lain sudah siap. Kalau makanan, warga masih bisa memasak di lantai dua," lanjut Bambang.

Kini, warga hanya bisa pasrah menunggu air surut. Di sisi lain, warga kampung yang akan direlokasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu juga berharap agar cuaca di wilayah-wilayah penyangga Ibu Kota dalam kondisi cerah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Sudinkes Pastikan Obat Keras Hexymer Tidak Beredar di Puskesmas Kawasan Jakarta Utara

Megapolitan
Dato Sri Tahir: Banjir Era Anies Lebih Cepat Surut Dibanding Gubernur Sebelumnya

Dato Sri Tahir: Banjir Era Anies Lebih Cepat Surut Dibanding Gubernur Sebelumnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X