DKI Teruskan Relokasi Warga Waduk Pluit

Kompas.com - 14/05/2013, 03:47 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap meneruskan rencana relokasi warga yang bermukim di Waduk Pluit meskipun muncul penolakan. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menargetkan relokasi tersebut selesai sekitar dua tahun.

”Ini proses yang memerlukan waktu, tidak mungkin sehari, dua hari, sebulan, dua bulan. Namun, kita kejar-kejaran dengan waktu. Kalau tidak dilakukan, nanti ketika tidak ada hujan kita lupa lagi, tahu-tahu banjir,” kata Jokowi, Senin (13/5).

Pemprov DKI berencana membangun lebih banyak rumah susun sederhana sewa untuk menampung warga yang menempati tanah negara itu. Setelah warga pindah, waduk akan dikeruk agar daya tampungnya kembali normal. ”Waduk itu harus bisa menampung air hujan yang masuk Jakarta,” ujar Jokowi.

Jokowi juga akan terus menjalin komunikasi dan dialog dengan warga di Waduk Pluit.

Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tidak ada uang pengganti bagi warga yang direlokasi. ”Kalau mereka menduduki tanah negara, apakah tidak melanggar HAM. Jakarta tidak akan pernah beres kalau orang menduduki waduk dan sungai,” katanya.

Kemarin, sekitar 20 warga berunjuk rasa di Balaikota Jakarta, menolak direlokasi. Aksi unjuk rasa tersebut berlangsung 20 menit, lalu mereka meninggalkan Balaikota.

Sejumlah penghuni Waduk Pluit menyatakan akan bertahan tinggal. Hindun (41), warga Muara Baru, RT 019 RW 017, Blok F, Penjaringan, Jakarta Utara, mengatakan tak mau pindah, sebelum ada kejelasan lahan relokasi dan ganti rugi.

”Kami akan berjaga di pintu depan untuk mempertahankan hunian,” ujarnya.

Bersama warga lain, khususnya di RT 019 RW 017, Penjaringan, Hindun dan ratusan keluarga siaga menghadang alat berat atau aparat yang berencana merobohkan bangunan.

Warga beberapa kali menghadang aparat di sekitar Jalan Pluit Timur Raya. Rencana pembongkaran bangunan di sisi utara Waduk Pluit pun batal karena ditolak warga.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

[UPDATE] Covid-19 Depok 26 September: 89 Kasus Baru, Total 845 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Terjaring Razia Hotel, Seorang Kakek Janji Nikahi Pasangannya yang Berusia 22 Tahun

Megapolitan
Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Petugas Satpol PP Tersetrum saat Turunkan Baliho Paslon Pilkada Depok

Megapolitan
Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Hilang Kendali karena Pecah Ban, Truk Terbalik di Serpong

Megapolitan
UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

UPDATE 26 September, 332 Pasien Covid-19 di Kota Bogor Masih Dirawat di RS

Megapolitan
Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Update 26 September: Bertambah 109, Kini Ada 2.466 Kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

UPDATE Covid-19 DKI Jakarta 26 September: 1.052 Kasus Baru, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Cuti Ikut Pilkada Tangsel 2020, Benyamin Kembalikan 3 Mobil dan Rumah Dinas

Megapolitan
Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Satpol PP Kesulitan, Banyak Warga Jakarta Cari Hiburan di Bekasi sejak PSBB

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Guyur Bogor hingga Malam

Megapolitan
Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Rumah Dijadikan Pabrik Ekstasi, Pengedar di Tangerang Sudah Produksi Selama Satu Bulan

Megapolitan
Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Foto Viral Pengunjung Kafe Bekasi Berkerumun Tanpa Masker, Satpol PP Langsung Cek ke Lokasi

Megapolitan
Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang Dikendalikan Napi dalam Lapas

Megapolitan
Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Satpol PP Amankan Kakek dengan Perempuan Berusia 22 Tahun Saat Razia Hotel di Serpong

Megapolitan
Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Sama dengan di RSD Wisma Atlet, Begini Perawatan Pasien Covid-19 yang Isolasi di Hotel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X