Kompas.com - 16/05/2013, 13:49 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat Peduli MRT menegaskan, proyek MRT yang rencananya akan dibangun di Jakarta, selain menggunakan teknologi bekas, juga terlalu mahal. Hal itu dilihat dari jarak yang akan dibangun, yaitu Kampung Bandan-Lebak Bulus yang hanya 23,5 km, biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 39 triliun.

"Sudah bekas, mahal lagi. Kami bisa membangun 1 km Rp 1 miliar. Dengan Rp 40 miliar, kami akan bangun 40 km dan itu subway semua, dari Kampung Bandan-Lebak Bulus dan Cawang-Pluit," kata penanggung jawab dari Masyarakat Peduli MRT, Lieus Sungkaresma, Kamis (16/5/2013).

Lieus berharap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak didikte oleh pihak asing, tetapi lebih mempercayakan kepada masyarakat dalam pembangunan MRT. Dengan begitu, menurut Lieus, MRT akan menjadi pilot project yang memperlihatkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

"Mengapa mesti didikte asing, pengusaha Fatmawati antre untuk ikut membangun MRT. Dan, kamis bisa bangun yang relnya telah standar dengan lebar 1,4 meter. Hal ini sebenarnya sudah saya paparkan di depan Jokowi bersama orang Jerman dari Herrenknecht beberapa waktu lalu," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui jika teknologi MRT yang kelak akan dibangun di Jakarta adalah teknologi lama. Hal itu disebabkan agar fasilitas MRT Jakarta bisa selaras dengan fasilitas yang dimiliki KRL Jabodetabek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.