Sepekan Ini, Dokumen Monorel Harus Lengkap

Kompas.com - 17/05/2013, 03:13 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan tenggat sepekan kepada PT Jakarta Monorail untuk melengkapi dokumen. Menurut Jokowi, masih ada satu dokumen yang belum dilengkapi PT Jakarta Monorail terkait dengan kemampuan pembiayaan proyek sampai selesai.

”Saya lega karena satu per satu dokumen selesai. Setelah dokumen ditandatangani, langsung pengecoran. Intinya bagus. Sekarang, kurang satu langkah lagi. Saya beri waktu seminggu untuk melengkapi,” kata Jokowi, Kamis (16/5), di Balaikota, Jakarta.

Jokowi masih menunggu kelengkapan data konsorsium baru yang bergabung dengan PT Jakarta Monorail. Dokumen pembayaran tiang-tiang monorel kepada PT Adhi Karya telah diselesaikan, dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menindaklanjuti.

Saat memberikan kuliah umum di Universitas Tarumanagara, kemarin, Jokowi juga menyinggung soal monorel yang tinggal menunggu hitungan hari untuk dimulai pembangunannya. Guna menyosialisasikan monorel kepada warga Jakarta, Juni nanti, Jokowi berencana memamerkan contoh gerbong monorel di Monumen Nasional (Monas).

”Kalau monorel sudah jadi nanti, masyarakat sudah tahu bagaimana cara naiknya. Jangan sampai badannya sudah di dalam, kepalanya masih di luar. Kejepit nanti, bahaya, kan?” kata Jokowi, disambut tawa hadirin.

Menurut rencana, ada dua gerbong yang bakal dipajang di Monas, yaitu buatan PT INKA dan buatan Chongqing. Masyarakat bisa mencoba naik ke gerbong, mencoba cara pembelian tiketnya, seperti monorel asli.

Rabu sore, jajaran lengkap direksi PT Jakarta Monorail dan Ortus Holding, selaku investor proyek monorel, mengadakan pertemuan dengan Pemprov DKI Jakarta. Direktur Pengembangan Bisnis Ortus Holding Banyu B Djarot, seusai pertemuan, mengatakan, pertemuan menghasilkan kemajuan konkret. ”Secara finansial, proyek monorel siap dijalankan,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ortus Holding juga akan segera melengkapi dokumen sesuai dengan tenggat yang ditentukan gubernur.

Proyek monorel sempat terhenti selama enam tahun karena aliran dana terhenti. PT Jakarta Monorail telah membayar tiang-tiang monorel yang telantar sebesar Rp 190 miliar untuk 90 tiang.

Jokowi menghendaki pada 2014 sudah ada rangkaian monorel yang berada di jalurnya. Sementara itu, besaran tiket monorel belum ditentukan. (Fro)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.