Kompas.com - 17/05/2013, 09:31 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Selatan Syamsuddin Noor berencana segera mengadakan pertemuan dengan sejumlah warga Jakarta Selatan yang menolak pembangunan MRT layang. Menurutnya, dalam pertemuan nanti pihaknya akan mengajak serta PT MRT maupun jajaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

"Kita akan ketemu dalam minggu ini. Terakhir Selasa yang lalu. Nanti kita koordinasi dulu dengan PT MRT sebab wilayah cuma memfasilitasi, untuk secara teknis nanti penjelasannya dari unit terkait dan tata ruang," kata Syamsuddin saat dihubungi, Jumat (17/5/2013).

Namun terkait apakah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan ikut disertakan pula dalam pertemuan tersebut, Syamsuddin belum bisa menjawab. "Yang pasti untuk PT MRT akan kita ikut sertakan. Nanti tinggal koordinasi kapan mereka akan siap bertemu," jelasnya.

Penolak MRT layang ini adalah sejumlah warga Jakarta Selatan bertempat tinggal antara Sisingamangaraja-Lebak Bulus. Mereka menolak karena khawatir MRT layang akan membuat bisnis mereka terganggu. Selain itu, mereka juga khawatir harga tanah mereka turun karena dilintasi MRT.

Padahal, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sudah mengatakan bahwa di kota manapun di dunia, daerah yang dilintasi MRT, nilai jual tanahnya malah semakin tinggi. Bahkan, Basuki menyebut teman-temannya yang bergerak di bidang properti sudah mengincar daerah Fatmawati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.