Kompas.com - 20/05/2013, 08:35 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi pengempesan ban bus-bus Transjakarta oleh ratusan warga Klender pada Sabtu (18/5/2013) mendapat kecaman. Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Darmaningtyas menyebut tindakan warga tersebut merupakan tindakan kriminal.

"Mengempesi ban Transjakarta merupakan tindakan kriminal yang tidak dapat ditoleransi mengingat Transjakarta itu fasilitas umum untuk melayani kebutuhan warga Jakarta dan luar Jakarta yang berkunjung ke Jakarta," kata Darmaningtyas melalui pesan singkatnya, Senin (20/5/2013).

Terkait hal tersebut, Darmaningtyas meminta sebaiknya pihak pemerintah daerah dan kepolisian segera menangkap para pelakunya. Jika tidak dilakukan, maka dikhawatirkan aksi serupa akan terulang di kemudian hari.

"Tindakan itu merugikan warga yang ingin melakukan mobilitas dengan menggunakan transjakarta. Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI Jakarta mestinya menindak warga tersebut agar tidak terulang kembali," ujar Darmaningtyas.

Untuk diketahui, akibat akan digusur oleh PT Graha Karisma, ratusan warga Buaran I, Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, menghentikan dan mengempesi puluhan kendaraan roda empat, termasuk bus Transjakarta di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Akibatnya, kendaraan-kendaraan itu tidak bisa jalan dan mengakibatkan kemacetan dua lajur di Jalan tersebut.

Selain itu, truk yang dikempesi juga diparkir membentang agar tidak ada kendaraan yang lewat. Warga menilai perusahaan bertindak sewenang-wenang dengan melakukan penggusuran terhadap mereka. Warga merasa sudah cukup lama tinggal di lahan yang ironisnya secara sah dimiliki oleh PT Graha Karisma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.