Kompas.com - 20/05/2013, 13:29 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — 24 tahun mengabdi, karyawan keamanan Stadion Lebak Bulus masih menerima gaji di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta saat ini. Itulah yang dialami Munajat (41), yang mengaku hanya menerima Rp 1,6 juta per bulannya, yang merupakan gaji paling tinggi selama mengabdi di stadion tersebut.

"Saya mengabdi di sini dari sejak tahun 1989 saat masih dimiliki Bakrie Brothers sampai diambil alih pemprov. Gaji awal kerja dulu sekitar Rp 346 ribu," kata Munajat saat ditemui di kantor unit pengelola Stadion Lebak Bulus, Senin (20/5/2013).

Munajat juga menceritakan kisahnya selama bekerja di salah satu stadion yang sempat menjadi kebanggaan kota Jakarta itu. Di awal masa kerjanya, dia menempati posisi sebagai operator telepon.

"Saat peresmian saya masih ingat ada datang Menparpostel Susilo Sudarman meresmikan wartel di sini. Wartel pertama. Ada datang juga Gubernur Wiyogo Atmodarminto," kenang bapak dua anak ini.

Stadion Lebak Bulus mulai beralih kepemilikan, menurut Munajat, sekitar tahun 2002. Mulai saat itu, status Munajat tidak lagi menjadi karyawan Bakrie Brothers, tetapi langsung di bawah pemprov sebagai pegawai kontrak. Namun, 11 tahun berselang, statusnya tidak kunjung diangkat menjadi PNS.

"MoU pemda dengan Bakrie, kami diikutkan ke pemda untuk neruskan pengelolaan ini stadion. Bakrie beri pesangon Rp 15 juta. Sejak di pemprov, status jadi kontrak. Tapi sampai sekarang masih aja kontrak, belum diangkat-angkat," jelas Sarjana Ekonomi ini.

Stadion Lebak Bulus adalah stadion yang dulunya bernama Sanggraha Pelita Jaya. Stadion ini dulunya menjadi markas klub Pelita Jaya. Namun, sejak klub milik keluarga Bakrie itu pindah homebase dari Jakarta ke kota lain, stadion itu berpindah tangan dari Bakrie Brothers sebagai pemilik ke Pemprov DKI Jakarta.

Stadion berkapasitas 15 ribu penonton ini dulunya sering menyelenggarakan berbagai pertandingan, baik skala nasional maupun internasional, sebagai pendamping Stadion Gelora Bung Karno sebagai stadion utama. Terakhir kali Stadion Lebak Bulus menyelenggarakan event internasional pada perhelatan SEA Games 2011 saat Indonesia didaulat sebagai tuan rumah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.