Warga Waduk Pluit: Kami Tahu Tanah Ini Bukan Milik Kami - Kompas.com

Warga Waduk Pluit: Kami Tahu Tanah Ini Bukan Milik Kami

Kompas.com - 20/05/2013, 18:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Warga bantaran Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, mengakui bahwa tanah yang dijadikan tempat mereka tinggal saat ini bukanlah tanah miliknya. Namun, mereka berharap bisa mendapatkan kejelasan tentang nasib mereka jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin memindahkan mereka dari waduk.

"Kami tahu tanah ini bukan milik kami, tanah ini milik negara. Tapi kami sebagai warga negara juga ingin disejahterakan," kata Muhammad Ali, salah seorang warga RT 017 RW 019, Muara Baru, Jakarta Utara, Senin (20/5/2013).

Ali menambahkan, karena alasan itulah, warga bantaran Waduk Pluit ingin berdialog dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Windodo. Mereka menginginkan agar warga tidak direlokasi ke rumah-rumah susun yang telah disiapkan Pemprov DKI. "Kan percuma kalau di rusun, kita tetap bayar-bayar juga," ujarnya.

Warga yang sudah tinggal di bantaran Waduk Pluit selama 15 tahun ini lebih menginginkan jika pemerintah memberikan uang kerahiman sebesar Rp 3 juta per meter persegi. Dengan uang tersebut, warga dapat membeli rumah yang memiliki izin.

"Kenapa kami tidak mau dipindahkan ke rusun? Coba bayangkan, istri saya jualan nasi uduk, ketika dipindahkan ke rusun, apakah kami masih bisa berjualan lagi?" ujarnya.

Ali mengakui bahwa rumah yang ia tempati saat ini tidak memiliki izin. Ia hanya mempunyai surat pembelian rumah, yang dibelinya seharga Rp 300.000 pada 15 tahun silam.

Saat ini bangunan tempat penyimpanan alat-alat berat yang dijadikan posko warga Waduk Pluit sudah dibongkar. Ali mengatakan akan memasang sebuah pagar di atas puing-puing bekas bangunan tersebut. "Ini (bekas posko warga) nanti akan kami pagari. Biar tak dimasuki oleh petugas," kata Ali.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLaksono Hari W
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

    Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

    Regional
    Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

    Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

    Regional
    Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

    Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

    Nasional
    Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

    Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

    Megapolitan
    Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

    Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

    Nasional
    Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

    Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

    Nasional
    Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

    Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

    Internasional
    Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

    Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

    Regional
    Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

    Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

    Internasional
    Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

    Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

    Nasional
    Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

    Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

    Nasional
    Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

    Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

    Nasional
    Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

    Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

    Regional
    Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

    Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

    Nasional
    Fransika Berencana Laporkan Lagi Sandiaga soal Kasus Penggelapan Lahan

    Fransika Berencana Laporkan Lagi Sandiaga soal Kasus Penggelapan Lahan

    Megapolitan

    Close Ads X