Kompas.com - 21/05/2013, 20:01 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga jam sudah Faisal Rusdi (38) menunggu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo keluar dari kantornya di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2013). Berteman kursi roda dan rekan penyandang disabilitas lain, Faisal hendak memberikan undangan kepada Gubernur. Tak lebih.

Kepada wartawan, pria yang bertempat tinggal di Jalan Komando, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, tersebut mengatakan bahwa komunitas penyandang disabilitas menyelenggarakan acara Jakarta Barrier Free Tourism pada 9 Juni 2013. Ia ingin mengajak Jokowi berkeliling Jakarta menggunakan ragam transportasi.

"Jadi kita mencoba menggunakan ragam moda transportasi yang ada, transjakarta, KRL, sampai angkutan umum. Kita mau ajak Jokowi," ujar pria penyandang cerebral palsy itu.

Dalam acara yang telah dihelat untuk ke-14 kali ini, Faisal mengaku memiliki misi khusus jika Jokowi dapat menghadiri acara itu. Ia ingin memperlihatkan fasilitas yang kurang memadai bagi penyandang disabilitas di Jakarta pada moda moda transportasi tersebut. Misalnya, tidak ada penunjuk jalan bagi tunanetra, jalur khusus bagi pengguna kursi roda, dan kekurangan lain.

"Banyak yang Pak Jokowi perlu lihat tentang kondisi fasilitas itu bagi kami, makanya kita mau langsung serahkan undangan ini," ujar Faisal.

Faisal dan kawan-kawan sudah pernah mengundang Jokowi untuk hadir di acara lain sebelumnya. Namun, upaya mengonfirmasi kehadiran Jokowi selalu menemui jalan buntu. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya mengutus perwakilan Dinas Sosial untuk hadir di acara itu. Faisal menyayangkan hal tersebut karena masalah yang dialami penyandang disabilitas bukanlah masalah sosial, melainkan masalah hak warga. Meski demikian, Faisal tetap mengapresiasi positif upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperhatikan nasib orang sepertinya.

Akhirnya, keinginan Faisal dan rekan-rekannya setengah kesampaian. Ia berhasil memberikan undangan langsung kepada Jokowi saat sang Gubernur tengah diwawancarai media masa. Undangan itu langsung diserahkan Jokowi ke ajudannya. "Tolong undangannya diambil ya, nanti biar staf saya yang urus," kata Jokowi yang dibalas anggukan kepala oleh Faisal dan rekan-rekannya.

"Mudah-mudahan Bapak bisa datang ya, Pak," ujar pria yang pandai melukis di media cat kanvas dengan menggunakan mulut tersebut. Separuh perjalanan mengundang Jokowi telah terlewati, kini Faisal dan kawan-kawannya menanti kehadiran Jokowi.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X