Kompas.com - 22/05/2013, 17:34 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemprov DKI Jakarta kembali akan membagikan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Rencananya, minggu ini, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan langsung turun untuk membagikan KJS kepada masyarakat Ibu Kota.

"Nanti minggu ini, KJS akan kita bagi sebanyak 1,7 juta kartu," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Ia mengatakan akan membagikan KJS di hampir semua titik puskesmas di Ibu Kota. Namun, ia masih belum dapat memberi tahu lebih lanjut terkait waktu pembagian KJS periode kedua.

Sementara untuk controlling manajemen, kata dia, ada chip di KJS sehingga dapat dibaca dengan scanner yang disediakan oleh Pemprov DKI di tiap puskesmas, dan dapat membaca data pasien KJS.

"Nanti ada scanner yang bisa baca chip KJS-nya. Sudah ada di anggaran scanner itu," kata Jokowi.

Senada dengan Jokowi, Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati mengatakan bahwa minggu ini Jokowi akan membagikan KJS. Namun, dia pun belum bisa memberi tahu jadwal dan lokasi pembagian KJS periode II tersebut.

Saat ini, baru ada sekitar 3.000 warga pemegang KJS. Sementara itu, warga yang berhak mendapatkan layanan kesehatan tersebut yakni sebanyak 4,7 juta warga.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga yang belum memegang kartu bisa menggunakan KTP dan KK untuk berobat. Dengan catatan, mereka berobat ke puskesmas dahulu, kemudian jika tidak bisa ditangani baru akan dirujuk ke rumah sakit umum daerah (RSUD).

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X