Dalam Dua Menit, Dua Sepeda Motor Dicuri

Kompas.com - 23/05/2013, 12:57 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

JAKARTA, KOMPAS.com — Hanya membutuhkan waktu dua menit, dua orang kawanan perampok membawa kabur dua sepeda motor dari halaman parkir Warnet Byan di Jalan Pendidikan, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (23/5/2013) dini hari.

Dalam melancarkan aksinya, seorang pelaku menembak seorang pengunjung warnet yang juga pemilik sepeda motor yang dibawa lari, yaitu Surya Sandi.

Dari rekaman CCTV yang terpasang di halaman parkir Warnet Byan, mulanya tampak datang seorang pria mengenakan topi dengan membawa tas selempang.

Pria itu merogoh tas yang ditaruh di perutnya. Pria itu kemudian langsung mendekati satu sepeda motor berukuran cukup besar, dari tiga sepeda motor yang diparkir di halaman warnet itu.

Dengan menggunakan alat, dia berusaha merusak kunci sepeda motor itu. Secara bersamaan, datang seorang pria lainnya yang langsung menyasar satu sepeda motor lainnya.

Aksi kedua penjahat itu teramati oleh Angga (19) yang bekerja sebagai penjaga kasir di warnet itu.

"Saat itu, saya langsung lari dan menemukan ada dua orang sedang ngoprek kunci sepeda motor pengunjung," katanya.

Angga kemudian berjalan mendekati pintu keluar dan berteriak maling. Teriakan itu pun mengundang seorang pengunjung Sandi turut keluar ke halaman parkir.

"Heh, ngapain lo," kata Angga, menirukan perkataan Sandi. Saat itu pula, lanjut Angga, pelaku yang datang pertama menodongkan senjatan ke arah Sandi.

Tanpa ragu, pelaku menembakkan pistolnya dan mengenai tangan kanan Sandi. Berhasil menguasai kondisi, kedua pelaku langsung menarik kedua sepeda motor yang sudah diincarnya.

Sementara pengunjung warnet tak banyak melakukan tindakan karena syok dengan aksi kawanan penjahat itu.

Hingga Kamis siang, Sandi yang merupakan penjaga gudang di PT Sayap Mas itu sedang menjalani operasi di RS Polri Keramat Jati.

Wawah (56), ibu Sandi, mengaku sebelumnya Sandi sempat dibawa ke beberapa rumah sakit, yaitu RS Duren Sawit, RS Yadika, RS UKI Cawang, dan terakhir baru masuk RS Polri.

"Beberapa rumah sakit yang sebelumnya tak dapat menangani karena anak saya korban luka tembak. Untuk itu, harus ada surat keterangan dari polisi," kata Wawah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Megapolitan
Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Megapolitan
Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

Megapolitan
Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

Megapolitan
Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

Megapolitan
SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

Megapolitan
Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

Megapolitan
Selama November, Depok Catat 'Kunjungan' Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

Selama November, Depok Catat "Kunjungan" Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

Megapolitan
Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

Megapolitan
Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

Megapolitan
Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

Megapolitan
Ketersediaan Alat Tes Swab di Depok Menipis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Ketersediaan Alat Tes Swab di Depok Menipis di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pertamina Tutup Sementara SPBU MT Haryono Setelah Kebakaran

Pertamina Tutup Sementara SPBU MT Haryono Setelah Kebakaran

Megapolitan
Pemkot Bekasi: Mayoritas Pasien Covid-19 yang Meninggal Berusia di Atas 50 Tahun dan Punya Komorbid

Pemkot Bekasi: Mayoritas Pasien Covid-19 yang Meninggal Berusia di Atas 50 Tahun dan Punya Komorbid

Megapolitan
Kebakaran di SPBU MT Haryono, Sopir Selamat Usai Loncat dari Mobil Tangki

Kebakaran di SPBU MT Haryono, Sopir Selamat Usai Loncat dari Mobil Tangki

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X