Kompas.com - 23/05/2013, 14:05 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah Sakit MH Thamrin memberikan alasan mengapa keluar dari program Kartu Jakarta Sehat. Mereka mempermasalahkan biaya yang dibayarkan oleh pemerintah hanya 30 persen dari jumlah pembayaran seharusnya.

"Kami RS Thamrin secara prinsip tidak menolak dan tetap mendukung program KJS. Tapi, kami tidak sanggup dengan tarif INA-CBG's," kata Wakil Direktur Utama Rumah Sakit MH Thamrin Salemba Abdul Barry Radjak, saat dengar pendapat di DPRD DKI Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Abdul mengungkapkan, pada awal April, pihak rumah sakit mengirimkan surat ke Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta. Mereka mengeluh karena biaya pelayanan pasien hanya digantikan sebesar 30 persen dari jumlah tagihan seluruhnya.

Oleh karena itu, pihak rumah sakit memutuskan mundur dari kerja sama dengan Pemprov DKI dalam melayani pasien pengguna KJS. Menurut Abdul, pihak rumah sakit tidak sanggup melayani pasien dengan menggunakan tarif INA-CBG's. Rata-rata, hanya 30 persen biaya yang dikeluarkan Pemprov DKI untuk mengklaim ke rumah sakit.

Sementara itu, pasien KJS yang membutuhkan pertolongan semakin membeludak sehingga rumah sakit tidak sanggup menutupi biaya pelayanan pasien. Abdul menambahkan, saat ini, Rumah Sakit MH Thamrin melakukan pelayanan untuk pasien yang membutuhkan perawatan penyakit kritis. Oleh karenanya, perawatan yang diberikan belum sesuai dengan harga nyata yang dikeluarkan pihak rumah sakit.

Sebelumnya, dua rumah sakit resmi mengundurkan diri, yaitu RS Thamrin dan RS Admira. Sementara itu, 14 rumah sakit kembali menyatakan bergabung dalam program KJS, yaitu Rumah Sakit Bunda Suci, RS Mulya Sari, RS Satya Negara, RS Firdaus, RS Islam Suka Pura, RS Husada, RS Sumber Waras, RS Suka Mulia, RS Port Medical, RS Puri Mandiri Kedoya, RS Tria Dipa, RS JMC, RS Mediros, dan RS Restu Mulya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X