Kumpulkan Tanda Tangan, DPRD Ancam Copot Jokowi

Kompas.com - 23/05/2013, 18:08 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota DPRD DKI Jakarta mengancam akan mencopot Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Mereka menilai Jokowi kurang bisa menuntaskan masalah kekisruhan 16 rumah sakit terkait sistem pembayaran Kartu Jakarta Sehat.

"Kita sudah menggulirkan hak interplasi. Lebih dari 30 anggota DPRD yang tanda tangan. Kalau ini terus bergulir, ini bisa menjadi peristiwa politik pertama di DKI, gubernur diturunkan," kata anggota Komisi E DPRD DKI, Ashraf Ali, saat rapat dengar pendapat di Gedung DPRD Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Ashraf mengatakan, anggota DPRD dapat menggunakan hak interplasi karena masalah KJS dan 16 rumah sakit yang keberatan mengikuti program tersebut. Ia menilai Pemerintah Provinsi DKI terlalu terburu-buru dalam memberlakukan KJS yang sistemnya belum matang. Apalagi, sebenarnya peluncuran KJS tidak tertulis dalam anggaran tahun 2012 saat KJS diluncurkan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emmawati mengatakan, sesuai waktu yang ditentukan Kementerian Kesehatan, Dinkes DKI akan menyelesaikan masalah tarif Indonesia Case Basic Group's (INA CBG's) yang diterapkan oleh PT Askes (Persero) dalam tiga pekan ke depan. Penyesuaian tarif akan dipelajari supaya tidak ada ketimpangan antara rumah sakit dalam menangani pasien dengan penyakit yang sama.

"Ini tarif memang wewenang kita (pemprov). Pemerintah daerah bisa mengubah angka sesuai dengan kemampuan setiap daerahnya," katanya.

Dari 16 rumah sakit yang menyatakan keberatan mengikuti program KJS, 14 di antaranya akhirnya memutuskan untuk tetap mengikuti program tersebut. Mereka bersedia melayani kembali pasien pemilik KJS. Dengan kembali bergabungnya 14 rumah sakit ini, hanya dua rumah sakit yang secara resmi telah mundur dari pelaksanaan program KJS.

Bagaimana tanggapan Jokowi menyikapi hak interpelasi ini baca: Tanggapan Jokowi Hendak Dilengserkan DPRD DKI  

Sementara, tanggapan Basuki dapat dibaca di Basuki: Hak Nanya Saja "Belagu Banget"

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

    Bima Arya Akan Minta Kepastian Penyelesaian TPST Nambo ke Ridwan Kamil

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

    Pemprov DKI Dorong GrabWheel Beroperasi di Kawasan Tertentu seperti GBK atau Ancol

    Megapolitan
    Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

    Pengusaha Akan Sampaikan Keberatan ke Gubernur Terkait UMK Bekasi 2020

    Megapolitan
    Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

    Pemprov DKI Dinilai Lemah dalam Mengawasi Pengoperasian Skuter Listrik

    Megapolitan
    Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

    Pemerintah Dinilai Lalai, Apindo Kota Bekasi Tak Setuju UMK 2020

    Megapolitan
    Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

    Proses Perizinan Panjang, Bus Listrik Transjakarta Belum Bisa Angkut Penumpang

    Megapolitan
    Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

    Penetapan UMK Bekasi 2020 Alot karena Pengusaha Tak Ingin Ada UMK

    Megapolitan
    Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

    Serikat Buruh dan Pemkot Bekasi Sepakat UMK 2020 Sebesar Rp 4,589 Juta

    Megapolitan
    Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

    Pembangunan Skatepark di Kolong Flyover Pasar Rebo Hampir Kelar

    Megapolitan
    Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

    Tas Mencurigakan di Depok, Isinya Ternyata Jas Hujan

    Megapolitan
    Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

    Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras di Jakbar yang Terjadi Dua Kali dalam Seminggu

    Megapolitan
    Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

    Sirkus hingga Cosplay Bakal Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

    Megapolitan
    Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

    Iuran BPJS Naik, DKI Usul Anggaran Rp 2,5 T untuk Subsidi 5,1 Juta Warga

    Megapolitan
    Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

    Flyover Tanjung Barat di Depan IISIP Akan Selesai Akhir 2020

    Megapolitan
    Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

    Mengulik Cikal Bakal Keberadaan Bangunan Belanda di Pinggir Jalan TB Simatupang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X