Kompas.com - 24/05/2013, 17:20 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah dinas Lurah Kota Bambu Utara dan rumah dinas Camat Tambora masih layak digunakan. Rumah tersebut juga masih dibutuhkan oleh mereka untuk kegiatan-kegiatan seperti acara yang dilaksanakan pada malam hari.

Isnawa Adji, Camat Tambora, mengungkapkan, rumah dinasnya yang berada di dekat kantor kecamatan sengaja dia pinjamkan kepada wakil lurah Kalianyar. Pasalnya, rumah wakil lurah tersebut berada di Tangerang, Cikande, yang cukup jauh dari Tambora.

"Masih bagus rumah dinasnya, tapi aku pinjemin untuk wakil lurah Kalianyar yang rumahnya jauh di Cikande, Tangerang," kata Isnawa melalui pesan BlackBerry Messenger, Jumat (24/5/2013).

Sementara Kamso, Lurah Kota Bambu Utara, mengatakan, rumah dinasnya masih kerap digunakan, meski tidak dihuninya. Rumah tersebut juga masih layak huni.

"Masih ditempatkan juga untuk sehari-hari. Soalnya rumah asli kan memang jauh dari tempat tugas," kata Kamso, Lurah Kota Bambu Utara, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (24/5/2013).

Kamso mengungkapkan, sehari-hari dia tinggal di daerah Poris, Tangerang. Biasanya, kalau ada kegiatan malam hari, dia menginap di rumah dinas tersebut.

Rumah dinas yang terletak dekat kantor kelurahan pun masih sangat layak untuk ditinggali. Akan tetapi, katanya, dia akan tetap mendukung jika pemerintah provinsi berniat untuk mencabut izin rumah dinas camat maupun lurah. Demi memajukan program pemerintah ini, dia merelakan pergi pulang jarak jauh setiap harinya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membongkar rumah dinas camat dan lurah di wilayah DKI Jakarta yang sudah tidak laik pakai. Rumah dinas tersebut nantinya akan dibuat untuk taman pedagang kaki lima.

Taman PKL ini nantinya akan bisa dibuat sebagai tempat berjualan pedagang-pedagang kaki lima. Hal ini tidak menyalahi aturan karena gaji pegawai DKI untuk tingkat camat dan lurah sudah cukup besar. Per bulannya, paling sedikit lurah dan camat bisa mendapatkan gaji Rp 7.000.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.