Kompas.com - 26/05/2013, 01:12 WIB
|
EditorErvan Hardoko

KENDARI, KOMPAS.com - Rakil (8) bocah yang terseret arus sungai Konaweha, empat hari lalu, akhirnya ditemukan sekitar tiga kilometer dari tempat korban mandi di sungai Desa Grandis, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Tim gabungan yang melakukan pencarian menemukan bocah tersebut sudah tak bernyawa lagi, di pinggir sungai dalam posisi tengkurap dan tersangkut ranting pohon.

"Tepat pukul 11.30 wita kami temukan mayat korban yang hilang sejak empat hari lalu, setelah tim pencarian menyusuri sungai tempat Rakil mandi bersama teman-temannya. Lalu mayat korban kami evakuasi ke rumah orang tuanya yang tidak jauh dari lokasi penemuan mayatnya," tutur Resky, kepala jaga harian kantor Search and Rescue (SAR) Kendari, Sabtu (25/5/2013) malam.

Pencarian bocah yang tenggelam itu, lanjut Resky, menemui kendala akibat arus sungai yang cukup deras dan sangat keruh. Itulah yang menyebabkan proses pencarian memakan waktu hingga empat hari.

"Tim gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri dari personel SAR Kendari tujuh orang, petugas Polres Konawe delapan orang, anggota koramil Lambuya tujuh orang, dan staf badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Konawe tujuh orang ditambah masyarakat setempat," papar Resky.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X