Kompas.com - 28/05/2013, 14:35 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Palang Merah Indonesia Muhammad Jusuf Kalla menilai, program Kartu Jakarta Sehat yang tengah dilaksanakan di Jakarta merupakan sebuah program baru yang penuh terobosan. Ia menilai wajar jika masih banyak kekurangan dalam pelaksanaan program tersebut.

"KJS ini terobosan, jadi pasti ada masalah dan tantangan. Sembari jalan, diperbaiki dan dievaluasi (pelaksanaannya)," kata Kalla seusai bertemu dengan Ketua Dewan Masjid Iran Muhammad Jafad Ali Akbari di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2013).

Sejak diluncurkan pada November tahun lalu, KJS telah dimanfaatkan oleh warga Ibu Kota untuk berobat secara gratis. Karena tingginya minat warga atas KJS, jumlah pasien di rumah sakit melonjak tajam.

Belum lama ini, sejumlah rumah sakit menyatakan keberatan mengikuti program KJS karena pembayaran dengan sistem Indonesia Case Based Group (INA CBGs) dianggap merugikan rumah sakit. Dari 16 rumah sakit yang dikabarkan mundur dari KJS, dua di antaranya telah menghentikan layanan terhadap pasien pengguna KJS, yakni RS Thamrin dan RS Admira. Hal ini kemudian memicu keinginan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta untuk mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Jusuf Kalla mengatakan, saat ini solusi terbaik yang perlu dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta adalah menambah anggaran belanja untuk pembayaran premi yang diterima oleh rumah sakit. Dengan demikian, tidak akan ada lagi rumah sakit yang mengundurkan diri sebagai peserta KJS.

Sementara itu, terkait rencana pengajuan hak interpelasi oleh DPRD DKI Jakarta, Jusuf Kalla menilai hal itu wajar. Namun, mantan Wakil Presiden RI itu berharap agar DPRD DKI Jakarta memaklumi bahwa terobosan baru seperti KJS tentu menghadapi banyak kendala.

"Pikirkan dulu, interpelasi dasarnya apa. (Namun, yang jelas) tidak mungkin interpelasi bisa melengserkan. Interpelasi itu adalah bertanya. Kalau dijawab, ya, selesai. Jadi, tidak akan ada pelengseran (gubernur)," kata Jusuf Kalla.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.