Kompas.com - 28/05/2013, 19:34 WIB
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya menanggapi pernyataan Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Anton Medan, yang mempertanyakan mengapa pengacara Farhat Abbas tidak ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka sejak Selasa (21/5/2013).

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, tidak dilakukannya penahanan terhadap yang bersangkutan merupakan kewenangan dari penyidik kepolisian dan bukan atas permintaan seseorang.

"Ditahan atau tidaknya seseorang bukan karena permintaan, tapi pertimbangan dari penyidik. Adapun pertimbangan penyidik, Farhat Abbas kooperatif dan kapan saja dipanggil siap waktunya," kata Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Selasa (28/5/2013).

Menurutnya, penanganan kasus yang dilaporkan Anton Medan sudah ditangani sesuai prosedur yang ada. Rikwanto mengatakan, pihaknya bahkan melibatkan saksi-saksi ahli dalam penanganan kasus tersebut.

"Kita sudah mintakan keterangan ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli IT," ujar Rikwanto.

Saat ini, menurut Rikwanto, kasus yang ditangani tengah dalam proses pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Sementara mengenai rencana mediasi antar kedua belah pihak, Rikwanto mengatakan hal itu di luar ranah kepolisian.

"Mediasi masih dilakukan. Namun, itu di luar koridor kepolisian," ujar dia.

Sebelumnya, Farhat ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya pada Selasa (21/5/2013) lalu. Penetapan itu terkait pernyataan yang bernada SARA terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan dilaporkan oleh Anton Medan pada Januari 2013 lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.