Antisipasi Copet, Pengamanan Jakarta Fair 2013 Diperketat

Kompas.com - 30/05/2013, 18:00 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mencegah aksi kejahatan yang kerap terjadi selama penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair 2013, panitia menyiapkan pengawalan ketat selama acara itu berlangsung. Sekitar seribu personel gabungan akan mengamankan jalannya acara tersebut.

Dalam sebuah event besar seperti Jakarta Fair, diperlukan sebuah sistim pengamanan yang bagus. Pada Jakarta Fair 2013, panitia telah berkoordinasi dengan petugas keamanan, seperti polisi dan TNI untuk mengamankan acara tersebut. Total, sekitar 1.000 petugas keamanan sudah siap mengamankan acara.

General Manager PT JIExpo Okky Setiawan mengatakan, panitia akan menempatkan personel keamanan di luar maupun di dalam area pameran. Petugas keamanan ini merupakan gabungan dari anggota pengamanan internal, kepolisian, dan TNI dengan seragam dinas maupun pakaian sipil.

Menurut Okky, pengamanan lapis pertama ada di pintu masuk kendaraan ke dalam area Jakarta International Expo, tempat dilangsungkannya Jakarta Fair. Di pintu itu akan dijaga oleh petugas keamanan internal yang dibantu oleh anggota TNI. Sementara itu, di area parkir, juru parkir beserta petugas kepolisian akan mengamankan kendaraan pengunjung. Jika dirinci, petugas keamanan internal yang akan dikerahkan berjumlah 600 orang, juru parkir 150 orang, marinir 70 orang, TNI 400 orang, dan 300 polisi.

"Nanti juga akan ada polisi pakaian bebas yang akan disebar di sejumlah titik," kata Okky di Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2013).

Pengamanan akan lebih diperketat lagi dengan menambahkan dua kompi petugas kepolisian dari Satuan Bhayangkara (Sabhara) untuk mengamankan pertunjukan musik dengan jumlah massa banyak. Khusus di luar area JIExpo, panitia akan memasang lampu-lampu penerang jalan untuk meminimalisir tindak kejahatan yang akan terjadi di luar area pameran. Selain itu, akan ada petugas keamanan yang akan berkeliling di kawasan JIExpo.

"Biasanya copet-copet ngumpet di tempat yang gelap, seperti di pinggiran pohon taman. Untuk itu kami akan pasang lampu," ujarnya.

Dengan jaminan keamanan ketat ini, Okky menyatakan bahwa acara ini bukan lagi diperuntukkan bagi warga kalangan menengah ke bawah, tetapi untuk semua kalangan. "Kalangan menengah keatas sudah tak malu datang ke sini, bahkan dubes-dubes juga banyak yang datang nantinya. Ini karena mereka sudah merasa aman dan nyaman," ujarnya.

Jakarta Fair 2013 akan mulai dibuka pada 6 Juni dan ditutup pada 7 Juli 2013. Acara tersebut berlangsung di arena Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat. Event ini akan berlangsung selama 32 hari dan akan menampilkan lebih dari 260 band dan menampilkan 1.280 stan pameran. Untuk tiket masuk, pengunjung akan dikenakan biaya Rp 20.000 pada Senin sampai Kamis. Untuk hari Jumat sampai Minggu, tarif akan naik menjadi Rp 30.000 per orang.

Baca tentang
    Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

    Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

    Megapolitan
    Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

    Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

    Megapolitan
    Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

    Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

    Megapolitan
    BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

    BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

    Megapolitan
    Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

    Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

    Megapolitan
    Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

    Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

    Megapolitan
    Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

    Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

    Megapolitan
    Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

    Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

    Megapolitan
    Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

    Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

    Megapolitan
    Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

    Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

    Megapolitan
    Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

    Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

    Megapolitan
    Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

    Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

    Megapolitan
    Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

    Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

    Megapolitan
    Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

    Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

    Megapolitan
    Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

    Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X