Palsukan 10.000 Jam Tangan Casio G-Shock, WN Hongkong Ditangkap

Kompas.com - 30/05/2013, 20:12 WIB
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparat Unit I Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menangkap Warga negara Hongkong berinisial CPS lantaran diduga sebagai pelaku pemalsuan jam tangan merek Casio G-Shock.

Dari tangan pelaku, petugas menyita 10.000-an jam tangan dengan merek palsu.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, menuturkan penangkapan tersangka berawal dari laporan PT Kasindo Graha Kencana selaku distributor atau Agen Tunggal di Indonesia yang melaporkan kasus tersebut di Polda Metro Jaya pada 22 Mei 2013 silam dengan nomor laporan LP/1709/V/2013/PMJ/Dit Reskrimsus.

"Telah diamankan penanggung jawab dan dalam proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) berinisial CPS. Barang bukti yang disita 10.000 jam tangan," kata Rikwanto, dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Kamis (30/5/2013) malam.

Terhadap CPS sendiri, lanjutnya, telah dijadikan tersangka pada kasus itu. Rikwanto mengatakan, puluhan ribu jam tersebut disita petugas dari tiga tempat berbeda namun masih satu wilayah di kawasan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Karyawan yang diamankan ada lima orang," ujar Rikwanto. Lima karyawan yang turut diamankan petugas yakni M, Y, R, I, dan Ro.

Petugas tengah memproses BAP dan melakukan penyelidikan kasus tersebut. Kepada tersangka disangkakan melanggar tindak pidana pasal 91 dan 94 undang-undang RI nomor 15 tahun 2001 tentang merek. "Ancaman hukuman maksimal 4 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar," tutup Rikwanto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gabung Aksi di Depan Bawaslu, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Hanya Ikut-ikutan Teman

Gabung Aksi di Depan Bawaslu, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Hanya Ikut-ikutan Teman

Megapolitan
Dalam Sidang, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Diintimidasi Saat Diperiksa Polisi

Dalam Sidang, Pria yang Ancam Penggal Jokowi Mengaku Diintimidasi Saat Diperiksa Polisi

Megapolitan
Dalam Sidang, Hermawan Mengaku Spontan Keluarkan Ancaman Penggal Jokowi

Dalam Sidang, Hermawan Mengaku Spontan Keluarkan Ancaman Penggal Jokowi

Megapolitan
Pramugari Lion Air Masuk Rumah Sakit Setelah Pulang dari China, Ini Penjelasannya

Pramugari Lion Air Masuk Rumah Sakit Setelah Pulang dari China, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Polisi Usut Pencurian Ban Mobil yang Terparkir di Mal Bekasi

Polisi Usut Pencurian Ban Mobil yang Terparkir di Mal Bekasi

Megapolitan
Pelaku Penganiayaan Penumpang Transjakarta Diperiksa Kejiwaannya di RS Polri

Pelaku Penganiayaan Penumpang Transjakarta Diperiksa Kejiwaannya di RS Polri

Megapolitan
Saluran Penghubung Sulaiman Selesai Dikuras, Lurah Yakin Cipinang Melayu Tak Banjir Lagi

Saluran Penghubung Sulaiman Selesai Dikuras, Lurah Yakin Cipinang Melayu Tak Banjir Lagi

Megapolitan
Sejak Awal Tahun, Damkar Tangsel Tangkap Hampir 50 Ular di Permukiman Warga

Sejak Awal Tahun, Damkar Tangsel Tangkap Hampir 50 Ular di Permukiman Warga

Megapolitan
Transjakarta Akan Beri Santunan ke Keluarga Pegawai yang Meninggal Usai Pingsan di Halte

Transjakarta Akan Beri Santunan ke Keluarga Pegawai yang Meninggal Usai Pingsan di Halte

Megapolitan
Bukan Silet, Perempuan yang Serang Penumpang Transjakarta Gunakan Kuku untuk Lukai Korban

Bukan Silet, Perempuan yang Serang Penumpang Transjakarta Gunakan Kuku untuk Lukai Korban

Megapolitan
Pabrik Gas Meledak di Sukawangi Bekasi, 7 Orang Luka Bakar Serius

Pabrik Gas Meledak di Sukawangi Bekasi, 7 Orang Luka Bakar Serius

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Petinggi King of The King

Polisi Akan Periksa Petinggi King of The King

Megapolitan
Pemasang Spanduk King of The King di Kota Tangerang Tergiur Imbalan dari 'Raja'

Pemasang Spanduk King of The King di Kota Tangerang Tergiur Imbalan dari 'Raja'

Megapolitan
Kronologi Meninggalnya Pegawai Transjakarta Usai Pingsan Saat Bertugas di Halte

Kronologi Meninggalnya Pegawai Transjakarta Usai Pingsan Saat Bertugas di Halte

Megapolitan
Belum Jalani Hukuman, Mantan Dirut Transjakarta Diburu Kejari Jakpus

Belum Jalani Hukuman, Mantan Dirut Transjakarta Diburu Kejari Jakpus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X