Terbengkalai, Rusun Komaruddin Jadi Tempat Pacaran - Kompas.com

Terbengkalai, Rusun Komaruddin Jadi Tempat Pacaran

Kompas.com - 31/05/2013, 14:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Komaruddin di Jalan Pangeran Komaruddin, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, kondisinya sangat memprihatinkan. Bahkan, Rusunawa Komaruddin tersebut sering dijadikan tempat untuk memadu kasih para pasangan muda.

Tasin (50), mantan petugas keamanan Rusunawa Komaruddin, mengatakan, rusunawa yang terbengkalai tersebut adalah salah satu rusunawa yang dihibahkan oleh Kementerian PU kepada Pemprov DKI. Namun, kondisi yang kurang terawat membuat tempat tersebut menjadi tempat persinggahan anak muda.

"Kalau siang, tempat ini jadi lokasi ngadem, anak-anak sekolah yang bolos. Tapi, kalau malam, kalau sampai jam 9, masih ada yang nongkrong saya usir," kata Tasin, Jumat (31/5/2013).

Menurut Tasin, terbengkalainya rusunawa tersebut dipicu oleh tidak diperpanjangnya empat petugas keamanan rusunawa, termasuk dirinya. Sebelumnya, empat penjaga tersebut juga sempat tidak mendapatkan gaji selama satu tahun dari pengembang.

Saat ini, kondisi Rusunawa Komarudin yang terletak di Jalan Pahlawan Komaruddin, RT 04/08, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, memang sangat memprihatinkan. Tembok enam twin blok yang ada di rusun ini sudah terkelupas.

Corat-coret menghiasi dinding setiap bangunan, sementara empat kolam yang semula digunakan sebagai bagian sistem drainase sudah menjadi tempat bermain bebek. Bahkan, kabel dan alumunium yang ada dari empat dari enam twin blok yang ada di rusunawa ini sudah habis dijarah.

Sekadar informasi, sebanyak 14 blok kembar rusunawa itu berlokasi masihg-masing di Marunda 2 blok, di Penggilingan Pinus Elok 4 blok, di Jalan Komarudin 6 blok, dan di Cipinang Besar Selatan 2 blok. Semua totalnya 1.400 unit rusunawa.

 


EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Regional
Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Nasional
Saat Perwakilan Ojek Online se-Indonesia Mengadu ke DPR

Saat Perwakilan Ojek Online se-Indonesia Mengadu ke DPR

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Nasional
Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Nasional
Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Internasional
Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Regional
Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Internasional
Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Nasional
Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Nasional
Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Nasional
Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Regional
Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

Ini Lima Momen Menarik Selama Persidangan Setya Novanto

Nasional
Fransika Berencana Laporkan Lagi Sandiaga soal Kasus Penggelapan Lahan

Fransika Berencana Laporkan Lagi Sandiaga soal Kasus Penggelapan Lahan

Megapolitan
10 Fakta Persidangan Setya Novanto dan Aliran Uang Korupsi E-KTP

10 Fakta Persidangan Setya Novanto dan Aliran Uang Korupsi E-KTP

Nasional

Close Ads X